Dua Gadis India Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Tewas di Pohon

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua gadis remaja di negara bagian Uttar Pradesh, India ditemukan tewas tergantung di pohon. Kakak adik itu diduga merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Polisi menyampaikan, jasad dua bersaudara itu ditemukan pada Rabu sore di distrik Lakhimpur. Polisi mulai melakukan penyelidikan setelah keluarga menduga dua gadis tersebut telah diculik dan diperkosa.

Dikutip dari BBC, Kamis (15/9), enam pria ditangkap atas dakwaan kasus pemerkosaan dan pembunuhan.

Polisi menyampaikan jasad korban akan diotopsi.

Menurut laporan media lokal, ibu korban mengatakan anaknya diculik sejumlah pria yang mengendarai sepeda motor. Dia mengaku diserang ketika berusaha menghentikan gerombolan tersebut.

Lalu keluarga mulai mencari keberadaan dua gadis tersebut dan menemukan mereka tergantung di pohon.

Kepala kepolisian distrik Lakhimpur, Sanjeev Suman mengatakan dua gadis itu dibawa ke ladang tebu di mana mereka diperkosa dan dibunuh.

"Para tersangka kemudian menggantung jasad mereka di pohon agar terlihat seperti bunuh diri," jelasnya kepada saluran NDTV.

Kedua gadis tersebut yang usianya belum mencapai 18 tahun berasal dari kasta Dalit, kasta paling bawah dalam hierarki masyarakat Hindu.

Masyarakat dari kasta ini kerap diabaikan dan menjadi target kekerasan. Pada 2020, seorang perempuan Dalit berusia 19 tahun dari distrik Hathras di Uttar Pradesh diperkosa massal dan dibunuh.

Kasus ini menuai kemarahan masyarakat dan menyoroti betapa seringnya perempuan Dalit menjadi korban kekerasan. Sejumlah unjuk rasa terjadi di berbagai kota di India, yang juga melibatkan tokoh partai oposisi. [pan]