Dua Harimau Lepas dari Sinka Zoo Singkawang, Ini 4 Faktanya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Media sosial dihebohkan dengan kabar mengenai adanya dua ekor harimau milik Sinka Zoo, Kota Singkawang, Kalimantan Barat yang lepas pada Jumat (5/2/2021) kemarin. Harimau yang lepas tersebut pun disebut-sebut berkeliaran di daerah Pasir Panjang, Lirang dan Bokmakong, Kecamatan Sedau.

Video mengenai dua harimau yang lepas dari kandangnya itu pun beredar luas di media sosial. Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang pun membenarkan hal tersebut.

"Kami sudah menghubungi pihak Sinka Zoo terkait lepasnya dua ekor harimau tersebut dan memang benar, bahwa ada dua ekor harimau yang lepas," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Suparto di Singkawang, Jumat 5 Februari 2021, dikutip dari Antara.

Pihaknya pun telah bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan koordinasi. Tak hanya itu saja, ia juga meminta untuk Singka Zoo tutup sementara dan mefokuskan dalam pencarian dua harimau yang lepas.

Bahkan, masyarakat diminta untuk tidak keluar rumah terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tak hanya itu saja, melalui akun Instagram, Humas Polres Singkawang juga memberikan edaran kepada masyarakat untuk berhati-hati karena adanya dua ekor harimau yang lepas dari Sinka Zoo, Singkawang.

Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta terkait dengan dua harimau lepas di Sinka Zoo, Sabtu (6/2/2021).

1. Penyebab harimau lepas

Harimau Monang. (dok. Biro Humas KLHK/Dinny Mutiah)
Harimau Monang. (dok. Biro Humas KLHK/Dinny Mutiah)

Lepasnya dua harimau di Sinka Zoo sendiri terjadi saat hujan lebat yang menyebabkan longsir di kandang harimau pada Jumat (5/2/2021). Karena lonsor tersebut pula mengakibatkan adanya kerusakan pada kandang harimau. Hal ini pula yang menyebabkan dua harimau lepas dari kandangnya.

Keterangan tersebut juga dikonfirmasi langsung oleh Elka Surya, selaku Pengurus Sinka Zoo Singkawang.

"Ya memang kronologinya itu (awalnya) ada longsor yang menyebabkan robohnya dinding kandang itu,"ujar Elka Surya pada Liputan6.com, Sabtu (6/2/2021).

2. Petugas diserang hingga tewas

Ilustrasi harimau (Dok.Unsplash)
Ilustrasi harimau (Dok.Unsplash)

Karena adanya keruskan pada tembok kandang harimau, seorang petugas yang berada didekat kandang harimau pun diminta untuk menghalau dua hewan karnivora tersebut. Namun, nahas petugastersebut justru meninggal dunia akibat diserang oleh dua harimau yang lepas.

"Karena dia (pawang) berada di dekat dengan lokasi kandang tersebut. Mereka ditugasin buat menghalau (harimau) juga. Ya sendirian," lanjutnya.

Petugas yang diserang oleh dua ekor harimau itu sendiri diketahui merupakan seorang pawang atau keeper kuda. Seorang pawang harimau yang melihat rekannya meninggal dunia langsung meminta bantuan petugas lain untuk mencari keberadaan dua harimau yang lepas.

Bukan hanya menyerang petugas saja, namun harimau tersebut jika diketahui memangsa hewan lainnya yang berada di kebun binatang.

3. Pencarian oleh petugas gabungan.

Pengalaman membuktikan, selama harimau tidak diganggu maka warga pun tidak akan diganggu harimau-harimau.
Pengalaman membuktikan, selama harimau tidak diganggu maka warga pun tidak akan diganggu harimau-harimau.

Dalam pencarian dua harimau yang lepas dari kandang Sinka Zoo, Elka menyebutkan jika terdapat tim gabungan untuk mencari kedua binatang tersebut. Dimana tim gabungan tersebut juga terdapat TNI serta Polri yang membantu pencarian dan pengamanan.

"Masih di dalam area Singka Zoo, kita ada dari BKSDA Kalimantan Barat, ada juga dari pihak TNI dan ada juga dari pihak Polres Kota Singkawang. Iya masih dilakukan operasi," ujar Elka Surya.

4. Seekor harimau terpaksa dilumpuhkan

Dalam pencarian dua harimau yang lepas dari kandang, tim gabungan berhasil menemukan satu dari dua harimau tersebut. Harimau betina yang diketahui berusia 2 tahun tersebut terpaksa dilumpuhkan oleh petugas pada Sabtu (6/2/2021). Meski begitu, tim gabungan masih mencari seekor harimau putih lainnya yang masih berkeliaran.