Dua Istri Kompak Gugat Cerai Suami karena Selingkuh

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Dua istri kompak menggugat cerai suaminya. Alasannya, karena selingkuh.

Mereka adalah Niken (32) dan Ina (39). Kedua warga Imogiri kebetulan tetangga sekampung, dan sama-sama menggugat cerai suaminya karena kasus perselingkuhan.

"Tulis saja Mas biar semua tahu. Suami saya selingkuh dengan teman saya sendiri, seorang PNS guru. Saya sudah bertahan selama dua tahun. Karena sudah tidak menerima nafkah lahir batin, akhirnya saya minta cerai saja, dan kami sudah sepakat," ujar Niken tanpa malu-malu kepada Tribun, Kamis (2/8/2012).

Ibu beranak satu mulai curiga dengan gelagat sang suami, ketika menyembunyikan SMS dan BlackBerry Messenger (BBM) dari perempuan yang dimaksud.

"Semua berawal dari SMS dan BBM yang saya temukan. Mau mandi saja suami saya bawa hape dan BB-nya. Siapa yang enggak curiga, dan ternyata benar mereka selingkuh," ungkapnya.

Lebih memprihatinkan lagi yang dialami Ina. Ibu tiga anak mengaku sudah 12 tahun bertahan dengan suaminya, seorang sopir yang gemar 'jajan' wanita nakal.

"Saya sempat ribut dengan wanita nakal tersebut. Saya datangi malam-malam dan saya gampar," tutur Ina.

Baik Niken dan Ina, mengaku sudah tak mau rujuk kembali, karena merasa sudah sering dikhianati.

"Kami berdua ternyata sama, sudah sepakat enggak mau rujuk, meskipun nanti pada sesi sidang mediasi diminta rujuk," cetus Niken yang juga diiyakan Ina.

Keduanya menyayangkan ponsel yang canggih, yang justru memicu perselingkuhan.

"Pokoknya kami ini perempuan sudah trauma. Ada hape dan BB justru buat ajang perselingkuhan," kata Niken.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Niken dan Ina masih dibantu keluarganya masing-masing.

"Kebetulan saya dan Ina, masih di-support oleh ibu kami sendiri. Ke depan, mungkin akan bekerja dan konsen membesarkan anak, tidak untuk cari suami baru lagi, masih trauma," papar Niken.

Angka pengajuan perceraian di Pengadilan Agama Bantul cukup tinggi. Dari data yang diperoleh Tribun, hingga Juli 2012, sudah tercatat sebanyak 687 pengajuan cerai.

Bila dikonversikan, setiap bulannya rata-rata ada 100 pengajuan cerai, baik jenis cerai talak oleh suami, maupun cerai gugat oleh istri. (*)

BACA JUGA

  • Kondom Tetap Laris saat Ramadan 
  • Pengangkatan Sekda Agar Jaya Akhiri Polemik 
  • Joki Pencuri Motor Diamuk Warga 
  • Konsumsi Elpiji Lampung Bakal Melonjak 
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.