Dua janji Anas gunduli rambut dan digantung di Monas

MERDEKA.COM, Menghadapi pemilihan umum (pemilu) 2014, Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum kembali mengumbar janji. Saat menghadiri pelantikan 38 pengurus DPC PD se-Jawa Timur di Gelora Pancasila, Surabaya, dia akan menggunduli rambutnya.

Dihadapan para pengurus DPC di Jawa Timur, Anas menyatakan keyakinannya dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan itu. Tidak hanya itu, ia juga sangat optimis Demokrat akan meraih suara yang sangat signifikan dari masyarakat Jawa Timur.

Keyakinan itu bukan tanpa sebab, dalam pernyataan singkatnya, Anas mengungkapkan keberhasilan Gubernur Jawa Timur Soekarwo terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat Jatim. Mengingat, Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, juga merupakan kader partai berlambang mercy.

"Saya janji akan memotong kepala sampai gundul jika Partai Demokrat menang lagi," teriak Anas di hadapan 38 pengurus DPC PD di Gelora Pancasila, Surabaya, Minggu (11/11).

Tidak hanya dirinya, untuk melaksanakan aksi menggunduli rambut itu juga mengajak Pakde Karwo. "Saya juga akan ajak Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo untuk sama-sama potong gundul," lanjutnya.

Selain potong rambut hingga plontos, Anas juga pernah mengungkapkan janji lain ketika menghadapi kasus dugaan korupsi. Janji itu diucapkannya usai jumpa pers mengenai rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kantor DPP Demokrat, Jakarta.

Ketika itu, untuk membuktikan Anas tidak terlibat dalam kasus proyek kawasan olahraga Hambalang, dia menyatakan siap digantung di Monas. Dengan pernyataannya itu, dia meminta KPK tidak lagi repot-repot memeriksa proyek yang diduga merugikan negara hingga ratusan triliun tersebut.

"Jika Anas terbukti melakukan korupsi satu rupiah saja, saya siap di gantung di Monas," kata Anas di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (9/3).

Tanggapan itu disampaikan Anas saat ditanya mengenai kesiapannya menjelang panggilan KPK atas kasus yang menyeret namanya itu. Di hadapan wartawan, dia menyatakan tidak ada satu pun indikasi yang membuktikan keterlibatannya.

"Itu karangan yang tidak jelas," tandas ketika itu.

Kedua janji itu diucapkan Anas untuk mengungkap keyakinannya dalam menghadapi dua peristiwa yang berbeda. Setelah mengumbar dua janji yang berbeda, kira-kira apa lagi ya janji yang akan diucapkan Anas?

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat