Dua Kepala Kejaksaan Negeri Dimutasi

Laporan Wartawan Tribun Timur / Rudhy

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, – Gerbong mutasi pejabat teras di lingkup Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan kembali bergulir. Terbukti, dua Kajari masing-masing adalahKajari Mamuju La Kamis dan Kajati Pangkep M Ravik kini akan menduduki jabatan baru.

Selain dua Kajari tersebut yang masuk dalam rotasi jabatan alias dimutasi, posisi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Sulsel yang dijabat Isran Yogie Hasubuan juga ikut berganti.

Berdasarkan data yang diperoleh Tribun seusai pelantikan dan serah terima jabatan di ruang Adhyaksa Kejati Sulsel, Kamis (28/6). Posisi Kajari Pangkep yang sebelumnya diduduki Muh Ravik kini diambil alih oleh Yeni Andriani yang merupkan pejabat koordinator pada Kejati Sulsel. Sementara Ravik nantinya akan mendapatkan jabatan baru sebagai Asisten Intelijen Kejati Nangro Aceh Darussalam.

Sedangkan jabatan La Kamis sebagai Kajari Mamuju beberapa waktu lalu, kini akan diduduki oleh Andi Murji Machfud. Diketahui Murji sebelumnya menjabat selaku Koordinator pada Kejati Sumut.

“Namun La Kamis sekarang sudah menjabat sebagai KTU di Kejati Nusa Tenggara Barat (NTB),” ujar Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Sulsel Nur Alim Rachim, mengaku untuk posisi Yeni bakal digantikan oleh pejabat dari Kejagung yakni Pandoe Pramukartika.

Nur Alim mengatakan, khusus untuk posisi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negera (Asdatun) Kejati Sulsel. jabatan tersebut akan diserahkan kepada pejabat baru yakni Adi Susanto yang sebelumnya bertugas di Kejagung RI.

“Sedangkan untuk jabatan KTU di Kejati Sulsel yang sebelumnya diemban oleh Aminuddin (pensiun) kini diambil alih oleh Ivan Jaka Marsudi,” katanya.

Berdasarkan pantauan Tribun di Kejaksaan, pelantikan dan serah terima jabatan itu dipimpin langsung oleh Kajati Sulsel Fietra Sany.

Dalam sambutannya pejabat teras di lingkup Kejati Sulsel, mengatakan, mutasi atau pergeseran jabatan yang dilakukan merupakan salah satu hal yang lumrah dan biasa dilakukan.

Selain itu, pergeseran jabatan juga merupakan salah satu bagian untuk meningkatkan kinerja para tenaga baru khususnya dilingkup Kejati Sulselbar.

"Mutasi jabatan sudah menjadi tradisi disetiap institusi atau organisasi, dan hal ini juga sebagai bentuk penyegaran dalam meningkatkan kinerja pejabat baru khususnya di lingkup Kejati Sulsel,” tegas Fietra Sany berharappar pejabat baru bisa segera m,enjalankan tugas dan fungsi jabatan yang diembannya.

Terpisah, Andi Murji yang dikonfirmasi usai pelantikan dirinya sebagai Mamuju, berjanji bakal menjalankan tugasnya semaksimal mungkin khusunya dalam melanjutkan tugas yang apa yang menjadi program pejabat sebelumnya.

Selain itu, Dia juga mengatakan, bakal menuntaskan sejumlah kasus-kasus korupsi yang sementara ditangani pihak Kejari Mamuju, khususnya perkara korupsi yang menjadi tunggakan untuk diselesaikan.

“Yang pasti apa yang menjadi tunggakan pejabat lama wajib bagi pejabat baru menyelesaikannya,” tegas Adni Murji.

Berdasarkan data yang dimiliki Tribun, ada dua kasus tindak pidana korupsi yang bakal menjadi pekerjaan rumah alias PR bagi Andi Murji untuk segera diselesaikan. Kedua perkara korupsi tersebut adalah kasus dugaan mark up anggaran pengadaan peralatan mobiler dirumah jabatan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang diduga melibatkan istri Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh yakni Sri Angreni. Kasus ini sudah menyeret empat orang tersangka.

Selain kasus tersebut yang menjadi sorotan publik, salah satu kasu lainnya yang menjadi pekerjaan Murji adalah kasus pencucian uang (manoey loundering) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mamuju 2010 silam dimana pengacara senior Mappinawang menjadi tersangkanya.

“Yang pasti semua kasus yang menjadi tunggakan atau warisan pejabat lama akan kami selesaikan dengan cara mempelajarinya terlebih dulu,” tegasnya kepada awak media di Kejati Sulsel, sore tadi. (Rud)

Terkait Berita Regional  :

  • Usai Disunat Anak Meratus Diberi Pohon 
  • Ratusan Massa Bawa Parang Ancam Manajemen PT Boswa 
  • Sekda Provinisi Riau Serahkan Data PON ke Penyidik 
  • Ikrar Damai setelah Insiden Taman Ratu 
  • Pengerit di SPBU Pudingbesar Kocar-kacir 
  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Cenrana
  • Ruko Titi Gantung Jadi Parkir City Check In 
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.