Dua Korea Saling Menyalahkan Soal Kawasan Kaesong

Korut Ancam Tenggelamkan Kapal Induk AS

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Korea Utara dan Korea Selatan gagal mencapai kesepakatan, untuk membuka kembali kawasan industri bersama Kaesong, Rabu (17/7/2013) waktu setempat.

Itu lantaran kedua pihak saling menyalahkan, dalam insiden penutupan Kawasan pada April lalu.

Menurut Kepala Delegasi Korsel Kim Ki-Woong, dalam pembicaraan putaran keempat, kedua pihak tak berhasil menyepakati apapun. Namun, kedua pihak akan bertemu lagi pada Senin depan untuk melanjutkan pembicaraan.

Kawasan Industri Kaesong di Korea Utara, merupakan simbol terakhir dari kerja sama lintas-perbatasan kedua negara.

Kawasan itu ditutup pada April lalu, karena ketegangan hubungan diplomatik kedua negara, setelah uji coba nuklir Korut pada Februari lalu.

Diskusi yang terjadi pada Rabu kemarin, tampaknya bakal mengulangi putaran sebelumnya, di mana masing-masing pihak menolak mengalah untuk melanjutkan operasi.

Selatan mendesak Utara berjanji untuk tidak kembali menutup kawasan, dan mengambil posisi konstruktif untuk mengatasi masalah tersebut. Namun, Utara menegaskan kembali posisi sebelumnya, bahwa operasi di kawasan harus dinormalisasi secepat mungkin.

"Ada perbedaan besar atas bagaimana bekerja untuk menetapkan kerangka hukum, untuk mencegah penutupan pada masa mendatang," papar Kim.

Pada pertemuan awal bulan ini, kedua pihak setuju untuk membuka kembali kawasan yang memekerjakan 53 ribu warga Korea Utara, dan rumah bagi 123 pabrik milik Korea Selatan. (*)

Baca Juga:

Korut: Komponen Rudal di Terusan Panama itu Legal

Kuba Krim Senjata ke Korut Lewat Terusan Panama

Kapten Kapal Pembawa Komponen Rudal Korut Sempat Mau Bunuh Diri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel