Dua Mahasiswa Jadi Tersangka Demonstrasi Ricuh di Uncen Jayapura

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka penyerangan terhadap petugas dalam aksi demonstrasi menolak KTT G20 yang berlangsung ricuh di Uncen Bawah, Kota Jayapura, Papua, Rabu (16/11). Keduanya ditahan, sedangkan lima mahasiswa lain yang sempat diamankan dipulangkan.

"Hasil gelar perkara atas pemeriksaan yang dilakukan, dua mahasiswa yakni GP (22) dan KA (18) kami tetapkan sebagai tersangka," ucap Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor D Mackbon, kepada wartawan, di Mapolresta, Jumat (18/11)

Kedua tersangka disangka melanggar Pasal 160 dan Pasal 124 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 212 KUHP tentang aksi yang melawan dan menyerang petugas.

"Atas perbuatan dari kedua tersangka itu, terancam hukuman penjara di atas 5 tahun," tegas Victor Mackbon.

Kondisi Polisi Terluka

Polisi masih mendalami afiliasi kedua tersangka dengan kelompok yang berseberangan dengan NKRI. "Kami masih dalami keterlibatan keduanya di dalam organisasi terlarang itu. Yang jelas GP dan KA sudah kami tetapkan tersangka," tuturnya

Terkait kondisi tiga anggota polisi yang menjadi korban kericuhan itu, Victor menyatakan kondisi mereka berangsur membaik.

"Tinggal menunggu hasil observasi dokter apakah sudah dibolehkan pulang atau tidak," ujarnya

Sebelumnya, aksi demonstrasi menolak KTT G20 di Bali diwarnai kericuhan. Tiga anggota Polri terluka akibat lemparan batu. [yan]