Dua Mahasiswi di Palembang Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Terekam CCTV

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua orang mahasiswi perguruan tinggi di Palembang menjadi korban begal payudara. Polisi tengah menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan pelecehan seksual itu.

Kedua korban, ES (20) dan PT (20), mengalami kejadian itu pada waktu berbeda. Pelecehan seksual terhadap ES terjadi di sekitar kampusnya di Jalan Sekip Jaya, Lorong H Abu Bakar, Kemuning, Palembang, Senin (19/9) pagi.

Ketika itu korban menuju kampus untuk kuliah dengan berjalan kaki. Tiba-tiba ada seorang pria mengendarai sepeda motor berhenti di depannya.

Lantas, pelaku memegang payudara korban lalu kabur. Korban pulang ke indekos dan mengadu ke pemilik indekos lalu melapor ke polisi.

"Saya pergi sendirian, sekitar pukul 9 pagi. Pelaku bawa motor dan memegang payudara saya," ungkap ES saat melapor ke SPKT Polda Sumsel, Rabu (21/9).

Pelaku Diduga Orang yang Sama

Sementara PT mengalami pelecehan seksual terjadi saat pulang kuliah di tempat yang sama, 30 Agustus 2022. Pelaku datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi BG 3284 JBC.

Pelaku memegang payudara korban, sehingga perempuan itu berteriak. Pelaku lantas menarik gas motornya dengan kencang untuk kabur.

"Kemungkinan pelakunya sama, umurnya sekitar 30 tahunan, pakai motor yang sama juga," kata PT.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, laporan korban ditindaklanjuti dengan petunjuk awal rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku. Polisi juga akan melacak nomor polisi pada motor pelaku untuk mengungkap pelakunya.

"Segera ditindaklanjuti dengan petunjuk yang ada. Secepatnya pelaku ditangkap," tegasnya. [yan]