Dua Orang Tembak Warga Aceh usai Tepergok Mencuri

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara menangkap dua orang yang diduga kuat pelaku penembakan terhadap Jamaluddin (31), warga Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis 1 September lalu.

Kedua pelaku berinisial BT (45) dan PD (41). BT ditangkap pada 7 September, sedangkan PD diringkus keesokan harinya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal menyebut, hasil pemeriksaan sementara, PD mengaku diajak BT untuk mengisap sabu sebelum penembakan itu terjadi.

Mereka bertemu di salah satu toko untuk membeli sabu seharga Rp100 ribu dan memakainya di rumah PD. Setelah menggunakan sabu, kata Riza, BT mengajak PD untuk mencuri di rumah salah satu warga.

"Mereka mengetahui di rumah yang telah ditargetkan itu ada uang tunai Rp200 juta. Saat menjalankan aksinya, BT masuk ke rumah target sendirian dan PD menunggu di sepeda motor," kata AKBP Riza Faisal, Minggu (18/9).

Saat hendak beraksi mencuri di rumah tersebut, Jamaluddin dan kawannya yang hendak pulang ke rumah, melintas pakai sepeda motor melihat BT dan PD tengah berada di sana.

Merasa curiga, Jamaluddin ditemani adiknya kemudian kembali ke TKP. Dia melihat BT keluar dari pekarangan rumah saksi, sehingga langsung menahan kedua tersangka sambil menelepon orang tuanya.

"Saat itulah, BT mengeluarkan senjata dari pinggang sebelah kanan dan langsung menembakkan ke paha Jamaluddin. Setelah itu BT dan PT melarikan diri," ujar Riza.

Menurut Riza, usai ditangkap, mereka sampai saat ini masih bungkam terkait senjata yang dipakai untuk menjalankan aksi kriminal tersebut.

"Kami masih terus melakukan pengembangan soal senjata ini," ujarnya.

Keduanya terancam akan dikenakan Pasal 338 Jo Pasal 53 Jo Pasal 351 ayat (4) Jo Pasal 55 KUHPidana Jo Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang Senjata Api. [ray]