Dua Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Israel di Pangkalan Udara Suriah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Damaskus - Serangan rudal Israel di sebuah pangkalan udara di Suriah Tengah telah menewaskan dua pejuang asing sekutu Damaskus dan melukai beberapa personel layanan Suriah, kata pemantau perang yang berbasis di Inggris, Sabtu.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan dua orang asing tewas dalam serangan di pangkalan udara T4 Jumat malam, tetapi kewarganegaraan mereka masih belum jelas.

Kantor berita resmi Suriah SANA, sebelumnya mengatakan bahwa sekitar pukul 21.00 waktu setempat, musuh Israel menembakkan peluru kendali ke bandara militer T4, seperti dikutip dari The Guardian, Minggu (10/10/2021).

"Agresi itu melukai enam tentara dan menyebabkan beberapa kerusakan material," tambahnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Israel Rutin Melakukan Serangan Udara

Seorang tentara Israel terlihat di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel pada 18 November 2020. Militer Israel mengatakan pada Rabu (18/11) bahwa pihaknya melancarkan sejumlah serangan udara terhadap tentara Suriah dan pasukan Iran di Suriah. (Xinhua/JINI/Gil Eliyahu)
Seorang tentara Israel terlihat di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel pada 18 November 2020. Militer Israel mengatakan pada Rabu (18/11) bahwa pihaknya melancarkan sejumlah serangan udara terhadap tentara Suriah dan pasukan Iran di Suriah. (Xinhua/JINI/Gil Eliyahu)

Observatorium mengatakan serangan udara itu menargetkan depot pesawat tak berawak di pangkalan itu.

Dihubungi oleh AFP, seorang juru bicara militer Israel mengatakan militer tidak mengomentari laporan media asing.

Sejak pecahnya perang saudara Suriah pada 2011, Israel secara rutin melakukan serangan udara di dalam wilayah Suriah, sebagian besar menargetkan pasukan Hizbullah Iran dan Lebanon yang bersekutu dengan rezim Damaskus, serta pasukan pemerintah Suriah.

Tentara Israel jarang mengakui serangan individu, tetapi telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan Suriah menjadi benteng musuh bebuyutannya, Iran.

Reporter: Cindy Damara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel