Dua Pemotor di Makassar Tewas, Diduga Korban Pembusuran

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar digegerkan penemuan dua mayat pada pukul 22.45 WITA, Rabu (2/11). Diduga dua pemotor tersebut korban pembusuran orang tak dikenal (OTK).

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Ajun Komisaris Lando KS mengatakan identitas dua pemotor yang ditemukan tewas yakni Abd Asis Kamaruddin (21) dan Muh Amar Siddiq (17). Lando menyebutkan kedua pemotor tersebut ditemukan tewas depan Ruko Amarilis.

"Kronologis kejadian sekitar pukul 22.45 WITA, pada saat saksi berada di dalam Pos 4 (pos sekuriti GMTD), saksi melihat korban yang berboncengan dua dari arah Jembatan Barombong menggunakan sepeda motor Honda Scoopy. Saat itu mereka beriringan dan saling pepet dengan pengendara motor jenis Nmax warna merah hitam yang juga berboncengan," kata Lando, Kamis (3/11).

Setelah kedua pengendara tersebut melewati pos sekuriti, terdengar suara terjatuh dari motor. Kemudian seorang warga menuju pos Amarilis untuk meminta bantuan.

"Saat itu saksi melihat adanya korban tergeletak dan tidak sadarkan diri (meninggal dunia) dan sudah dikerumuni warga pengguna jalan. Kapolsek Tamalate bersama Inafis melakukan olah TKP," terang dia.

Hasil olah TKP sementara, ditemukan bekas benturan pada pohon di TKP, terdapat bekas seretan motor pada pembatas jalan. Selain itu, polisi juga menemukan satu senjata tajam jenis badik.

"Pada tubuh korban Abd Asis Kamaruddin mengeluarkan darah pada hidung dan telinga, luka lebam atau memar pada bagian perut depan dan pinggang kanan. Sementara Muh Amar Siddiq, mengeluarkan darah pada hidung dan telinga, luka tertusuk pada bagian punggung," lanjutnya.

Lando mengaku pada tubuh Muh Amar Siddiq juga ditemukan mata busur tertancap di jaketnya. Usai olah TKP, kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara.

"Dugaan penyebab kematian korban akibat laka lantas dengan pengendara motor NMax yang terlibat saling pepet yang mengakibatkan korban terjatuh dan terbentur pada pohon," ucapnya. [cob]