Dua Penambang Emas di Aceh Selatan Meninggal Tertimbun Longsor

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dua orang penambang emas di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, meninggal dunia setelah terjebak reruntuhan longsor di lokasi tambang emas PT Pinang Sejati Utama, di kawasan Desa Simpang Dua Kemukiman Manggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

Dua orang korban yang meninggal dunia itu masing-masing bernama Alkindi Nur (47) warga Desa Pulo Kambing, Kecamatan Kluet Utara, dan Muswardi (27) warga Desa Teupih Gajah, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan.

“Benar, ada dua orang warga yang meninggal dunia di lokasi tambang, kasus ini sedang dalam penyelidikan,” kata Kepala Polsek Kluet Tengah Iptu Jamaluddin kepada wartawan, Selasa, 16 Maret 2021.

Korban yang mengalami luka-luka, di antaranya Razali (36) warga Desa Ie Mirah, Al Hafid Danil Ulia (21) Desa Gampong Baro, dan Satriwan warga Desa Silolo, Kecamatan Pasie Raja.

Sedangkan tiga orang penambang lainnya berhasil selamat setelah melarikan diri saat peristiwa itu terjadi.

Iptu Jamaluddin menjelaskan, peristiwa tanah longsor diduga terjadi akibat ambruknya langit-langit lobang tanah yang digali oleh penambang.

Saat kejadian, sejumlah masyarakat juga berupaya melakukan penggalian di lokasi kejadian, dengan cara menggali tanah yang menimbun sejumlah pekerja. (ant)