Dua pukulan KO warnai perempat final tinju welter putra PON Papua

·Bacaan 1 menit

Dua pukulan KO mewarnai rangkaian pertarungan babak perempat final tinju kelas welter putra (64-69kg) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Jumat.

Pukulan KO pertama dilayangkan oleh petinju Jawa Barat Grece Savon Simangunsong yang menghadapi wakil tuan rumah Hendrikus Kunil Basik Basik.

Pertarungan baru berlangsung belum genap satu ronde ketika Grece Savon memukul jatuh lawannya, hingga wasit Royke Waney asal Sulawesi Utara menyatakan Hendrikus Kunil kalah KO.

Lantas dalam pertandingan berikutnya, petinju Sarohatua Lumbatobing asal Sumatera Utara membuktikan dirinya sudah naik kelas setelah meraih medali perunggu welter ringan PON 2016 lalu.

Baca juga: Disaksikan Gubernur Lukas Enembe, petinju tuan rumah capai semifinal

Sarohatua hanya memberi kesempatan Buce Tibalimeten asal Maluku bertarung tak sampai satu ronde sebelum lawannya itu terjatuh telentang di pojok merah ring.

Satu pertandingan perempat final kelas welter putra lainnya meloloskan petinju Jawa Timur Mendy Yikwa ke babak semifinal.

Mendy dinyatakan menang angka 4-1 atas petinju DKI Jakarta Michael Ronaldo Manopo setelah bertarung tiga ronde penuh.

Di babak semifinal nanti, Sarohatua akan menghadapi Mendy sedangkan Grece Savon bakal bertemu peraih perak welter PON 2016 asal Nusa Tenggara Barat, Saputra Samada, yang mendapatkan bye ke semifinal langsung berdasarkan hasil undian.

Babak semifinal kelas welter putra PON Papua dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/10).

Cabang olahraga tinju di PON Papua memperebutkan 17 medali emas, yang dipertandingkan lewat 10 kelas kategori putra dan tujuh kelas putri.

Baca juga: Juara bertahan kelas berat Nasruddin melenggang ke semifinal
Baca juga: Chris John ingin ada lebih banyak kejuaraan untuk petinju potensial

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel