Dua Rencana BPH Migas Terkait Pembatasan BBM

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Jakarta -Anggota Komite BPH Migas Fahmi Mathori menyatakan pihaknya siap menjalankan kebijakan pemerintah terkait pembatasan BBM. Menurut Fahmi, dua persiapan dilakukan sebagai pengawasan proses pembelian BBM di SPBU milik Pertamina. »Bisa melalui cara IT atau non-IT untuk mengawasi pembatasan BBM itu,” kata Fahmi di Jakarta, Ahad 22 Januari 2012.

Kesiapan BPH Migas itu disebut Fahmi juga karena amanah undang-undang yang tidak boleh menaikan harga BBM. Fahmi mengatakan bahwa undang-undang juga mengamanahkan kepada regulator energi di Indonesia untuk mengendalikan subsidi BBM. »Jadi jika mau ada opsi menaikan harga, harus direvisi dulu undang-undangnya,” kata Fahmi.

Terkait dengan keterbatasan jumlah produksi pertamax yang dimiliki Indonesia, BPH Migas disebut Fahmi sudah menyiapkan rencana penggunaan gas sebagai bahan bakar. BPH Migas juga sudah menusulkan agar pemerintah mau menarik pipa dari Kalimantan ke Jawa untuk mengalirkan gas. »Sudah diusulkan dan diperkiran biayanya Rp 77 triliun,” ujar Fahmi.

Dengan besarnya biaya tersebut, Fahmi menilai pemerintah bisa saja tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Caranya adalah dengan memberikan pengerjaan proyek tersebut kepada pihak swasta seperti pembangunan jalan tol saat ini. »Jadi nanti tinggal bayar penggunaan saja dan saya yakin pihak swasta juga tertarik,” Fahmi melanjutkan.

BPH Migas disebut Fahmi juga sudah mengajukan permintaan kepada DPR agar menyetujui pembangunan kilang minyak baru di Indonesia. Menurut Fahmi, saat ini BPH Migas memang kekurangan kilang-kilang sehingga target produksi minyak tidak terpenuhi. »Kekurangannya sekitar 400.000 barrel per hari,” kata Fahmi.

Rencana pembangunan itu juga untuk mengurangi ketergantungan konsumsi BBM dalam negeri karena kekurangan produksi tersebut. Rencananya impor BBM memang dikatakan oleh Fahmi tidak bisa dilakukan seketika, tapi harus bertahap karena pembangunan kilang itu juga direncakan secara bertahap. »Tapi pembangunan itu masih rencana jadi belum tahu kapan akan terealisasi,” Fahmi menjelaskan.

Fahmi juga masih belum membahas berapa kilang minyak yang akan dibangun untuk memenuhi kekurangan 400.000 barrel minyak tersebut. Jika usulan pembangunan kilang minyak baru disetujui oleh pemerintah dan DPR, tender pembuatan akan dimulai tahun ini juga. »Jadi semua pembahasannya masih global,” Fahmi menjelaskan.

Pemerintah sendiri akan menerapkan kebijakan untuk membatasi penggunaan premium bagi pengguna kendaraan pribadi. Pemerintah beralasan bahwa pemberian subsidi untuk bensin jenis premium tidak tetap sasaran dan sangat membebani APBN. Rencananya, kebijakan itu akan mulai efektif berlaku per tanggal 1 April 2012. Pemerintah pun sedang mengkaji opsi lainnya, yaitu menaikkan harga BBM.

DIMAS SIREGAR

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...