Dua Skenario Bastianini Juara Dunia Moto2 2020

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 1 menit

La Bestia - julukannya - datang ke Sirkuit Ricardo Tormo berbekal keunggulan enam poin atas rival terdekatnya, Sam Lowes. Pun demikian, dia tetap harus mewaspadai Luca Marini serta Marco Bezzecchi.

Kendati duo Sky Racing Team VR46 terpaut 19 dan 29 poin, kedua pembalap masih punya peluang untuk memaksa perebutan gelar juara ditentukan pada seri pamungkas Moto2 Portugal.

Lalu, bagaimana permutasi Bastianini menyegel titel kelas intermediate musim ini? Berikut skenarionya:

1. Dia menang dengan Lowes finis tidak lebih dari posisi ke-11 dan Marini tidak lebih tinggi dari posisi ketiga.

2. Dia finis keedua dan Lowes gagal mencetak poin, Marini tidak finis podium dan Bezzecchi tidak menang.

Walau di ambang juara dunia, Bastianini justru memilih fokus menghadapi Moto2 Valencia. Raihan urutan keempat saat balapan di sirkuit yang sama akhir pekan lalu dijadikan momentum untuk tampil apik.

“Saya senang dengan balapan terakhir karena kecepatan (saya) bagus, walau kualifikasi (berjalan) sulit,” tuturnya dalam rilis resmi Italtrans Racing Team.

“Akhir pekan ini kondisi cuaca seharusnya lebih stabil dan ini pasti akan membuat pekerjaan lebih mudah.

“Targetnya adalah memulai dengan baik dan (melakukan) balapan Grand Prix yang bagus,” ucap pemakai nomor #33 tersebut.

Enea Bastianini, Italtrans Racing Team

Enea Bastianini, Italtrans Racing Team<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Enea Bastianini, Italtrans Racing TeamGold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images