Dua Tahun Mengidap Kanker Ginjal, Vidi Aldiano Mengaku Masih Kemoterapi Hingga Kini

Fimela.com, Jakarta Sejak 2019 silam, Vidi Aldiano mengidap kanker ginjal. Pelantun tembang Nuansa Bening ini sudah dioperasi dan kini dirinya hanya hidup dengan satu ginjal.

Meskipun sudah menjalani operasi, akan tetapi Vidi masih tetap menjalani pengobatan. Setiap bulan, suami Sheila Dara ini masih menjalani kemoterapi.

"Masih (kemoterapi) tiap bulan masih, tiap hari gue masih minum obat segala macam. Cuma kadang I had my bad day, ada yang merasa kadang badan gue enggak enak segala macam," tutur Vidi Aldiano.

Ikhlas

Harapannya, album yang akan dirilis nanti bisa memuaskan para penggemar dan pecinta musik. Disamping itu, juga bisa bersaing dengan para musisi luar negeri. (Adrian Putra/Bintang.com)
Harapannya, album yang akan dirilis nanti bisa memuaskan para penggemar dan pecinta musik. Disamping itu, juga bisa bersaing dengan para musisi luar negeri. (Adrian Putra/Bintang.com)

Akan tetapi, Vidi memilih untuk tidak terlalu memikirkan ketidaknyamanan yang ia rasakan. Lantaran pria kelahiran 29 Maret 1990 itu ikhlas menerima keadaannya.

"Gue sudah berdamai, gue punya kanker, so what? Jadi tetap mau hidup gitu. Gue ngerasa semua manusia kan punya waktunya, gue cuma dikasih Tuhan ada alarmnya aja. Ada something di badan kamu yang bisa bikin kamu kembali kapan pun'. Semua orang sama menurut gue cuma ngerasa happy aja, healthy aja," jelasnya.

Normal

Sebagai musisi, Vidi Aldiano tak hanya berkarier dengan lagu-lagu yang dinyanyikannya saja. Ia juga berperan terhadap perkembangan musik, salah satunya adalah menjadi juri dalam pencarian bakat anak-anak. (Nurwahyunan/Bintang.com)
Sebagai musisi, Vidi Aldiano tak hanya berkarier dengan lagu-lagu yang dinyanyikannya saja. Ia juga berperan terhadap perkembangan musik, salah satunya adalah menjadi juri dalam pencarian bakat anak-anak. (Nurwahyunan/Bintang.com)

Walaupun masih menjalani pengobatan, Vidi masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Ia juga dianjurkan untuk rajin berolahraga.

"Kanker ginjal gue memang yang berbahaya sebenarnya, cuma itu tidak membatasi gue menjalani hidup gue sebagai manusia. Gue setiap bulan masih kontrol ke onkologi, yang pertama dicek adalah kaki gue. Dia mau tahu gue olahraga atau nggak, ada muscle apa nggak di kaki gue," ungkapnya.