Dua Tewas dalam Bencana Banjir di Ibu Kota Indonesia

Jakarta (AFP/ANTARA) - Banjir parah menyusul hujan deras telah menyebabkan hampir 10.000 orang terusir dari rumah mereka di ibu kota Indonesia, ujar seorang pejabat pada Rabu. Hujan itu juga sudah menyebabkan dua orang tewas di musim yang kacau tersebut.


Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan 9.374 orang telah dievakuasi ke tempat penampungan sementara, sementara seorang anak kecil menjadi salah satu dari dua korban yang terseret banjir pada Selasa.


“Beberapa hari hujan deras menyebabkan sungai-sungai meluap dan memicu banjir hingga tiga meter,” katanya kepada AFP, menambahkan sungai-sungai di ibu kota Jakarta memiliki kapasitas rendah untuk menampung hujan.


Indonesia sering mengalami banjir dan longsor mematikan selama musim hujan, yang berlangsung sekitar setengah tahun, dan banyak penduduk di ibu kota tinggal disamping sungai yang secara berkala meluap.


Sedikitnya 11 orang tewas dan tujuh lainnya hilang pada November setelah banjir besar yang terjadi akibat hujan deras menimpa sebuah desa di pulau Sulawesi, Indonesia.(ac/pt)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.