Dua Truk Terlibat Kecelakaan di Pintu Tol Karanganyar, Satu Sopir Tewas

Merdeka.com - Merdeka.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Gerbang (pintu) Tol Ngasem, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (26/7). Kecelakaan melibatkan sebuah truk tronton yang membawa tangki bernomor polisi B 9716 TQ dan truk bermuatan mebel bernomor polisi S 8302 UX.

Sopir truk yang membawa tangki meninggal dunia setelah gagal mengendalikan laju kendaraannya, hingga menabrak truk muatan mebel yang baru selesai melakukan transaksi untuk keluar ke Jalan Solo-Semarang. Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Yulianto membenarkan kejadian tersebut.

"Iya tadi sekitar jam 06.10 WIB. Ada dua truk yang terlibat. Yang satu truk tangki B 9716 TQ dan truk colt diesel bermuatan mebel, bernomor polisi S 8302 UX," kata Yulianto saat dihubungi wartawan.

Terkait kronologi kecelakaan, Yulianto mengatakan, pada awalnya truk tangki dan truk colt diesel berjalan dari arah yang sama. Yakni dari arah utara. Mereka akan keluar tol menuju Kartasura atau Boyolali.

"Mereka ini sama-sama dari arah utara menuju arah selatan. Posisinya truk colt diesel di depan truk tangki," terang Yulianto.

Saat kejadian, lanjut dia, sopir truk colt diesel sedang nempel kartu atau transaksi keluar tol. Saat itu truk tangki terus melaju hingga menabrak. Diduga truk tersebut mengalami rem blong.

"Truk tronton mungkin remnya blong kemudian dan menabrak truk colt diesel dari arah belakang, hingga terlempar dan terguling. Truk tangki berbelok hingga keluar lintasan," terangnya.

"Tangkinya sampai terlepas. Sopir truk tangki bernama Surakman, meninggal di tempat," terang dia.

Korban warga Margayu RT 04 RW 02 Kelurahan Margayu, Kecamatan Margasari, Kota Depok, Jawa Barat tersebut mengalami luka pada dada dan meninggal kemudian dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo.

"Untuk sopir truk colt diesel bernama Sutrisno, hanya luka-luka," imbuhnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel