Dua Warga Bekasi yang Tidak Sadarkan Diri Akhirnya Meninggal

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua dari lima orang yang ditemukan tidak sadarkan diri di rumah kontrakan RT 02 RW 03, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit, Kamis (12/1).

"Saat ini meninggal dua orang di rumah sakit," kata Kapolsek Bantargebang Kompol Samsono.

Dia mengatakan, saat ditemukan warga, di dalam rumah kontrakan tersebut ada empat orang dewasa dan satu anak perempuan. Empat dari mereka tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari mulutnya.

"Iya dari mulut keluar busa, kalau yang ngeluarin busa itu hanya tiga orang yang di ruang tamu, yang satu ibunya di kamar belakang," ucapnya.

Samsono belum bisa memastikan kelima orang yang ditemukan di dalam kontrakan tersebut merupakan satu keluarga. Polisi masih menyelidiki penyebab peristiwa tersebut dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.

"Kita amankan KTP sama HP dan bekas makanan tadi dibawa sama Dinkes untuk dilidik," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, lima warga di Kelurahan Cikuting Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ditemukan tergeletak di dalam rumah kontrakan, Kamis (12/1).

Acep (4), warga setempat mengatakan, kelima orang tersebut ditemukan tergeletak ketika ada seseorang warga yang hendak bertamu. Setelah cukup lama pintu diketuk, tidak ada satu pun yang keluar dari dalam.

"Pas dibuka udah pada terkapar semua empat orang. Cewek satu, cowok tiga, sama anak kecil perempuan satu," bebernya.

Kelima orang itu ditemukan di dua ruangan berbeda. Dua orang ditemukan di ruang tengah, dan tiga orang lainnya ditemukan tergeletak di dalam kamar.

Saat ditemukan, kata Acep, lima orang tersebut sudah mengeluarkan busa dari mulutnya. Mereka lalu dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kondisinya udah berbusa semua mulutnya, yang tahu yang ngebuka pintu. Langsung lapor ke pihak puskesmas minta dibawain ambulans," jelasnya. [cob]