Dubes Baru RI Memulai Tugas di Swedia, Ini 5 Prioritas Kerjanya

Renne R.A Kawilarang
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 sejak awal tahun ini menjadi tantangan utama bagi semua negara, termasuk Indonesia dan Swedia, dalam memelihara dan mengembangkan kerjasama. Namun, pandemi ini tidak akan sampai menghentikan kemitraan kedua negara yang akan terus berkembang di masa mendatang.

Komitmen itulah yang tergambar dari pertemuan perdana Duta Besar baru Republik Indonesia untuk Swedia, Kamapradipta Isnomo, dengan pemerintah negara Skandinavia itu di Ibu Kota Stockholm hari ini. Bertempat di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Swedia di Stockholm, Dubes Kama menyerahkan Surat-surat Kepercayaan kepada Raja Swedia, dengan pengaturan khusus melalui Chief of Protocol Kementerian Luar Negeri Swedia, Ambassador Maria Christina Lundqvist.

Pengaturan khusus ini dilakukan ditengah masa pandemi, sehingga tidak memungkinkan untuk bertemu langsung dengan Raja Swedia, Carl XVI Gustaf. Namun, penyerahan surat-surat kepercayaan itu menandakan bahwa Dubes Kama telah secara resmi dapat menjalankan tugas diplomatiknya di Swedia.

"Diplomasi Ekonomi menjadi tujuan utama dalam masa kedinasan saya, dan semoga sektor bisnis, perdagangan, dan investasi dapat semakin ditingkatkan antara Indonesia dan Swedia" ujar Dubes Kama seperti yang disiarkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Stockholm, Kamis 19 November 2020. Dalam pertemuan dengan Ambassador Lundqvist tersebut, Dubes Kama juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo kepada Raja Carl XVI Gustaf.

Sebagai Dubes baru RI untuk Swedia, Kama mengungkapkan sedikitnya lima prioritas tugasnya. "Antara lain berfokus pada Diplomasi Ekonomi dengan target peningkatan perdagangan RI-Swedia dan peningkatan dalam kerja sama riset dan teknologi, khususnya dalam riset dan produksi bersama industri kesehatan," ujarnya.

Prioritas yang ketiga adalah peningkatan kerja sama pertahanan kedua negara, lalu mengembangkan kerja sama antar-universitas atau perguruan tinggi Indonesia dan Swedia. Lalu, tidak kalah penting, adalah peningkatan wisatawan Swedia ke Indonesia.

Dubes Kama tiba di Stockholm pada 29 Oktober 2020, setelah dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia oleh Presiden Jokowi pada 14 September lalu. Dia merupakan diplomat karier dari Kementerian Luar Negeri RI, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang, Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu.

Sebelum penugasan ke Swedia, yang bersangkutan telah ditugaskan di Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York dan Jenewa serta Konsulat Jenderal RI di Melbourne, Australia.