Dubes Inggris puji komitmen Muhammadiyah jaga pluralisme

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins memuji komitmen Muhammadiyah dalam menjaga pluralisme di Indonesia.

"Kami amat sangat menyambut baik komitmen Muhammadiyah dalam menjaga pluralisme, mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia, dan toleransi," ujar Owen Jenkins saat berkunjung di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa.

Dalam bidang perubahan iklim, Owen mengapresiasi langkah-langkah yang diambil PP Muhammadiyah dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: Dubes Inggris apresiasi kepemimpinan Sultan HB X tangani COVID-19

Meski kerja sama Kedubes Inggris dan Muhammadiyah sudah terjalin lama, Owen mengaku baru pertama mengunjungi Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menuturkan bahwa kunjungan Dubes Inggris tersebut untuk menjalin hubungan yang selama ini sudah berjalan baik antara Muhammadiyah dengan Kedutaan Besar Inggris.

Tujuan kedua, kata Haedar, meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan yang sudah berlangsung lama.

Baca juga: Ridwan Kamil dan Dubes Inggris bahas energi baru terbarukan
Baca juga: Dubes Inggris: G20 perlu bahas soal Ukraina

"Kami mencari langkah-langkah, baru termasuk Dubes Inggris akan menghubungkan dengan lembaga-lembaga keagamaan di Inggris sehingga terjalin kerja sama yang baik bukan hanya dengan Pemerintah Inggris, tetapi juga lembaga keagamaan dan lembaga kemasyarakatan di Inggris," ucap Haedar.

Haedar kepada Dubes Inggris menyampaikan tentang kondisi Muhammadiyah dan Umat Islam Indonesia yang moderat, modern, pecinta damai, toleran, dan menjunjung tinggi pluralitas.

Haedar mencontohkan aksi nyata yang dilakukan Muhammadiyah di Papua, NTT, maupun wilayah timur Indonesia lainnya yang gerakannya nondiskriminasi tanpa memandang budaya, agama, suku, dan ras.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel