Dubes : Inggris Sekutu Ekonomi Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --  Duta besar RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia T.M Hamzah Thayeb mengakui Inggris sangat antusias meliat pasar Indonesia sebagai salah satu negara yang sangat berkembang.

Hal itu disampaikan Dubes , usai seminar "Indonesia Market Update," yang digelar Kamar Dagang dan Industri London (London of Chamber Commerce and Industry) yang berkolaborasi dengan kantor Perwakilan BKPM dan KBRI London di Prudential Plc, Laurence Poutney Hill, London, Kamis (16/2).

Lebih dari 100 pengusaha Inggris dengan antusias mengikuti acara "Indonesia Market Update" yang menampilkan sebagai pembicara Director UK Trade & Investment British Embassy Jakarta, Deborah Clarke, Kepala Kantor BKPM London Meyer Siburian dan Atase Perdagangan KBRI London Merry Maryati serta Simon Taylor, yang memaparkan kisah sukses bisnis retail New Look di Indonesia.

Menurut Dubes, Inggris saat ini mengalami kesulitan khususnya dengan adanya masalah yang melanda di Eropa dengan Eurozone, sementara banyak perdagangan Inggris berada di wilayah Eropa. Untuk bisa berkembang Inggris harus bisa melihat "Beyond Europe," yaitu negara negara di Asia, ujarnya menambahkan Indonesia merupakan market yang cukup besar.

Hal itu diakui Deborah Clarke, Director UK Trade & Investment British Embassy Jakarta, kesempatan yang sangat besar bagi pengusaha Inggris yang ingin mengembangkan usahanya di Indonesia yang memliki jumlah penduduk yang cukup besar dan adanya peningkatan masyarakat kelas menengah yang mencapai 45 juta dan pertumbuhan ekonomi yang pesat.

Selain itu sumber daya alam Indonesia dan letak yang strategis diantara dua negara yang pertumbuhannya sangat besar China dan India. "Ekonomi Indonesia terbesar diantara negara-negara Asia Tenggara,"ujar Deborah.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.