Dubes Iran: Pembicaraan Iran-5+1 Harus Diadakan dalam Suasana Dialog

Ankara (ANTARA/IRNA-0ANA) - Duta Besar Iran untuk Turki Ali-Reza Bigdeli pada Selasa di Ankara menyatakan perundingan Iran-G5+1 harus diadakan di tengah suasana dialog, karena setiap kali negara Barat memaksa pembicaraan menghadapi kegagalan.

Bigdeli membuat komentar itu pada Rabu dalam wawancara dengan kantor berita negara Turki Anatolia sehari sebelum pertemuan dijadwalkan antara Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Saeed Jalili dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton di Istanbul mengenai program nuklir damai Iran.

Dia merujuk pada babak pertama pembicaraan Iran dengan beberapa negara Barat yang menyebabkan secara sukarela menghentikan kegiatan nuklir damai Iran yang ditujukan pada membangun kepercayaan.

Iran telah menghentikan aktivitas pengayaan uranium untuk sementara waktu, tetapi pihak lain memilih untuk meningkatkan tekanan kembali terhadap Teheran, yang menyebabkan penundaan perundingan untuk sementara waktu.

Duta Besar Bigdeli lebih lanjut menekankan bahwa setiap kali Barat mencampur-baur negosiasi dengan tekanan, pembicaraan dihadapkan pada kesulitan.

Dia menambahkan, "putaran ketiga pembicaraan yang diadakan di Jenewa adalah titik balik, karena pilihan kerja sama diletakkan di atas meja di sana."


Duta besar Iran untuk Turki meegaskan bahwa perundingan-perundingan masih akan berlangsung untuk beberapa waktu, dan menegaskan, "Selama putaran terakhir pembicaraan di Almaty melanjutkan perundingan dalam rangka kerja sama dan titik paling penting bahwa negara-negara Barat harus menyadari bahwa mereka harus datang ke meja perundingan untuk mencapai hasil yang nyata, tidak memaksakan tekanan."(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.