Duduk Perkara Pria Aniaya Perempuan Diduga Maling Handphone hingga Pingsan

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria bertopi menganiaya seorang wanita diduga pencuri telepon genggam. Aksi pria itu diabdikan warga dan video viral di media sosial.

Kejadian itu terjadi di Kampung Sungapan Kelurahan Dadap, Kosambi Kabupaten Tangerang, Banten.

Dalam video itu terlihat, pria bertopi menginterogasi wanita yang sedang duduk di sofa. Wanita mengenakan sweater kuning dan celana panjang biru berbahan jeans. Terlihat, wanita itu mengenggam satu unit ponsel yang diduga milik orang lain.

Sementara itu, pria bertopi meluapkan emosi dengan terus menjambak dan sesekali menedang bagian wajah si wanita sampai membuatnya merintih kesakitan.

Pria bertopi nampak kesal dengan ulah wanita yang diduga mencuri ponsel. Namun, masih saja mencoba menutupi wajah dari sorotan kamera.

"Itu handphone temanmu, jangan ditutupin mukamu. Buka mukamu," kata pria itu seperti terdengar dalam rekaman video, Rabu (7/9).

Wanita itu pun nampak menahan rasa sakit. Dia bahkan sampai tersungkur. Namun, pria bertopi tak mengiraukan. Di akhir video, terlihat pria bertopi menginjak kepala sang wanita.

"Jangan pingsan, jangan pura pura pingsan," ucap pria bertopi.

Penjelasan Polisi

Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Hasman Hadi memberikan penjelasan terkait video yang beredar.

Hasman menerangkan, wanita itu sebelumnya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di salah satu rumah kawasan Pademangan. Dia diketahui telah mencuri telepon genggam milik majikan.

"Ada rekaman CCTV, dia kabur ke daerah Teluknaga," ujar Hasman dalam keterangannya, Rabu (7/9).

Hasman mengatakan, wanita itu mengontrak di sebuah di Teluknaga. Saat itu, wanita itu kembali beraksi dengan merampas dua unit ponsel milik penghuni lain. Namun, kepergok oleh pemilik indekos.

"Nah ketahuan sama bapak kos terus dianiaya, divideokan. Nah yang viral itu kejadian di Teluknaga. Jadi saya luruskan ada dua TKP dan dua locus yang berbeda," ujar dia.

Terkait kejadian ini, wanita yang diketahui berinisial S alias D sudah diproses hukum. Penyidik juga menyita satu unit telepon genggam yang diduga hasil curian.

"Pelaku sejak kemarin sudah kami tahan. Ada barang buktinya. Kami proses yang kasus pencuriannya," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [gil]