Duel Antarlini Bhayangkara FC Vs Borneo FC di BRI Liga 1: The Guardian Lebih Unggul

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Pertarungan tak kalah sengit akan tersaji di lanjutan BRI Liga 1 2021/2022. Bhayangkara FC menantang Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (27/10/2021) sore.

Kedua tim memiliki modal yang sama positifnya sebelum duel nanti. The Guardian Bhayangkara FC sukses mengatasi juara bertahan Bali United pada laga sebelumnya.

Sekaligus membuat Evan Dimas dkk mantap di puncak klasemen setelah sempat digeser PSIS Semarang. The Guardian Bhayangkara FC untuk sementara berada di puncak klasemen dengan nilai 19.

Adapun Borneo FC tidak kalah garangnya, setelah mengatasi tim kuat PSM Makassar. Hasil yang membuat Borneo FC secara perlahan meninggalkan zona rawan ke papan tengah. Kini mereka ada di posisi ke-12 dengan 10 poin.

Tidak kalah menariknya untuk membahas prediksi duel antarlini kedua tim di atas lapangan nanti yang bakal sengit. Bhayangkara FC dan Borneo FC punya skuad penuh karakter yang mempengaruhi hasil di setiap laga.

Berikut ulasan menarik dari Bola.com untuk duel antarlini pertandingan antara Bhayangkara FC melawan Borneo FC:

Kiper

Kiper Bhayangkara FC, Awan Setho saat melawan Persik Kediri dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Bhayangkara FC menang 2-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)
Kiper Bhayangkara FC, Awan Setho saat melawan Persik Kediri dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Bhayangkara FC menang 2-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Bhayangkara FC memiliki sosok Awan Setho sebagai penjaga gawang utama mereka sejak gelaran BRI Liga 1 musim ini, seiring hengkangnya Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo.

Awan Setho selalu tampil dalam delapan laga yang sudah dijalani, dan baru kebobolan tujuh gol. Termasuk catatan yang impresif bagi kiper asal Semarang tersebut.

Borneo FC akan memainkan Gianluca Pandeynuwu, yang mulai mendapat kepercayaan dari pelatih Risto Vidakovic. Termasuk pekan lalu ia menjadi tembok terakhir untuk membawa tiga poin atas PSM Makassar.

Belakang

Pemain Borneo FC, Javlon Guseynov (kanan) berusaha menghalau bola saat melawan Bali United dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Selasa (28/09/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Borneo FC, Javlon Guseynov (kanan) berusaha menghalau bola saat melawan Bali United dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Selasa (28/09/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kekuatan lini pertahanan Bhayangkara FC sudah cukup teruji. Terutama adanya sosok Anderson Salles menjadi kekuatan di lini pertahanan Bhayangkara FC. Sebagai seorang bek tengah, dia sering bermain ngotot.

Bukan itu saja, pemain berpaspor Brasil tersebut punya sepakan bebas mematikan yang sering berujung gol. Masih ada nama Hansamu Yama, Putu Gede Juniantara, dan Ruben Sanadi.

Di kubu Borneo FC terdapat kuartet Marckho Meraudje, Javlon Guseynov, Wildansyah, Safrudin Tahar yang bisa kembali dimaksimalkan. Pengalaman keempatnya didukung kualitas Guseynov membuat Bhayangkara FC harus bekerja keras

Tengah

Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini memiliki nilai pasar Rp.5,65 miliar. Hanya 1 kali absen dalam 6 laga di BRI Liga 1, ia belum berhasil menyumbang 1 gol pun. Bhayangkara FC dibawanya menjadi pemuncak klasemen sementara. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini memiliki nilai pasar Rp.5,65 miliar. Hanya 1 kali absen dalam 6 laga di BRI Liga 1, ia belum berhasil menyumbang 1 gol pun. Bhayangkara FC dibawanya menjadi pemuncak klasemen sementara. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Kekuatan terbesar Bhayangkara FC ada di sektor tengahnya. Bagaimana tidak mereka memiliki sederet pemain bekelas seperti Evan Dimas, Adam Alis, Andik Vermansyah, Muhammad Hargianto, Sani Rizki.

Belum lagi duo asing mereka Renan Silva dan Lee Yu Jun dapat membei warna tersendiri untuk kedalaman lini kedua mereka. Kualitas dan jam terbang mereka tidak perlu diperdebatkan lagi.

Untuk Borneo FC, dipastikan sedikit pincang dengan absennya dua gelandang asingnya yaitu Jonathan Bustos dan Nurddin Davronov yang harus absen karena akumulasi kartu.

Keduanya merupakan dua pemain vital sebagai playmaker dan gelandang jangkar untuk kekuatan lini tengah Boreno FC. Pelatih Risto Vidakovic kemungkinan memasang Wahyudi Hamisi dan Wawan Febrianto untuk mengimbangi lini tengah Bhayangkara FC.

Depan

Pemain Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouassel (kanan) berusaha melewati pemain Persib Bandung dalam laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouassel (kanan) berusaha melewati pemain Persib Bandung dalam laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Lini penyerangan Bhayangkara FC tentu kembali bertumpu pada sosok Ezechiel N’Douassel sebagai ujung tombak mematikan. Total sudah enam gol yang ia cetak sejauh ini dan menjadi topscorer sementara timnya.

Dengan postur tinggi dan kekar, N’Douassel sangat berbahaya jika dibiarkan di kotak penalti lawan. Terutama kepiawaiannya untuk bola-bola atas, membuat lini belakang Borneo FC harus ekstra waspada.

Borneo FC tak perlu cemas karena juga punya pemain depan yang tajam. Francisco Torres bisa menjadi opsi utama untuk penyerang tengah. Di damping oleh kecepatan Terens Puhiri yang sangat licin.

Borneo FC juga masih punya Guy Junior yang merupakan sosok supersub berbahaya.

Tengok Peringkat Bhayangkara FC dan Borneo FC

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel