Duel Antarlini Persik Vs Persija di BRI Liga 1: Macan Kemayoran Lebih Ganas dari Macan Putih

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Solo - Persik Kediri dan Persija Jakarta bertemu pada laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (30/10/2021). Kedua tim tengah tercabik-cabik setelah sama-sama menelan kekalahan pada laga pekan kesembilan.

Persik Kediri dijegal oleh Persela Lamongan dengan skor 0-1, sementara Persija Jakarta dibungkam Persebaya Surabaya dengan skor yang sama. Pertarungan antara Macan Putih dan Macan Kemayoran di pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022 ini pun bakal berlangsung seru.

Duel ini bisa menjadi batu loncatan bagi kedua tim untuk memperbaiki peringkat di klasemen sementara BRI Liga 1. Persik harus berjuang ekstrakeras menjinakkan Persija jika tak ingin merosot ke zona merah degradasi.

Posisi Dany Saputra dkk. kini berada di peringkat ke-14 yang rawan makin terinjak ke bawah. Selisih poin Persik dengan rival-rival yang ada di bawahnya tidak terpaut terlalu jauh.

Sementara bagi Persija, ini menjadi kesempatan terbaik untuk mengejar para pesaingnya di papan atas. Peringkat kesembilan masih jauh dari harapan bagi klub ibu kota ini. Dengan koleksi 13 poin, Persija harus saling sikut dengan Persebaya, Persita, dan PSM.

Dengan materi pemain lebih mentereng, Persija diprediksi akan mudah menundukkan Persik. Tapi, Persik tentu tidak akan tinggal diam. Meski klub asal Kediri itu terseok-seok dan diimpit berbagai masalah internal, pelatih caretaker Alfiat tidak mau menyerah.

Jelang duel tersebut, Bola.com mencoba mengupas kekuatan antarlini dari kedua tim, baik Persik Kediri maupun Persija Jakarta, di BRI Liga 1 2021/2022.

Kiper

Empat kiper Persik Kediri di Liga 1 2021/2022: Dikri Yusron, Dian Agus Prasetyo, Misbahul Akmal Santoso, dan Fajar Setya Jaya.(Bola.com/Gatot Susetyo)
Empat kiper Persik Kediri di Liga 1 2021/2022: Dikri Yusron, Dian Agus Prasetyo, Misbahul Akmal Santoso, dan Fajar Setya Jaya.(Bola.com/Gatot Susetyo)

Hingga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022, posisi kiper masih membuat Persik was-was. Tiga penjaga gawang, Dian Agus Prasetyo, Dikri Yusron, dan Fajar Setya Jaya semua sudah mendapatkan kesempatan.

Ketika menghadapi Persija, tim pelatih Persik harus benar-benar cermat memilih di antara ketiga kiper tersebut. Fajar Setya Jaya tampil cukup menjanjikan saat Persik mengalahkan Persipura dengan skor 4-2, tapi juga merasakan ketika Persik tumbang 0-1 dari Persela Lamongan.

Tiga gol yang bersarang di jala Persik bukan murni kesalahan FAjar Setya, tapi akibat kelengahan benteng pertahanan. Jadi tidak ada salahnya kiper asal Semarang yang ikut mengantar Persik promosi ke Liga 1 itu diberikan kepercayaan lagi untuk menambah menit bermainnya.

Namun, di antara kiper yang dimiliki Persik, hanya Dian Agus Prasetyo yang mampu menandingi kualitas Andritany Ardhiyasa, kiper utama Persija Jakarta.

Artinya, soal sosok di bawah mistar gawang, Persija lebih tenang. Meski Andritany sempat absen karena terpapar sakit, penampilannya tak menurun ketika kembali ke lapangan hijau.

Mantan kiper Timnas Indonesia itu sudah teruji menghadapi gempuran striker-striker ganas kontestan BRI Liga 1. Alhasil, Andritany tidak akan kesulitan pula menghadang keganasan bomber Persik, Youssef Ezzejjari yang kini bercokol di papan atas daftar top scorer sementara BRI Liga 1 2021/2022.

Lini Pertahanan

Pemain Persik Kediri, Vava Mario Yagalo dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Persik kalah 0-1. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pemain Persik Kediri, Vava Mario Yagalo dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). Persik kalah 0-1. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Berada di bawah asuhan caretaker pelatih Alfiat, lini pertahanan Persik Kediri juga masih belum kukuh. Namun, keberanian Alfiat untuk membangkucadangkan dua bek senior, Ok John dan Andri Ibo patut diapresiasi.

Alfiat telah mencoba formasi baru menyandingkan Risna Prahalabenta dan Vava Mario Yagalo bersama bek asal Brasil, Arthur Felix Silva.

Komposisi anyar patut dicoba lagi, terutama untuk memberikan kepercayaan kembali kepada Vava Mario Yagalo yang sempat melakukan gol bunuh diri saat melawan Persipura Jayapura.

Vava Mario Yagalo yang pernah berbaju Persija pada 2014 hingga 2018, pasti lebih termotivasi dalam pertandingan ini. Darah sebagai putra asli Kediri akan membuat Vava Mario Yagalo lebih tangguh.

Jika Persik masih terus mencoba formasi terbaik di pertahanan, sebaliknya Persija telah memiliki pakem yang kuat untuk benteng terakhir mereka.

Duet bek tengah Otavio Dutra dan Yann Motta makin kukuh. Meski Persija masih punya agregat tabungan satu gol, duet Dutra dan Motta tetap harus bekerja keras lagi.

Mereka tetap membutuhkan dukungan dari dua bek sayap, Marco Motta dan Rezaldi Hehanussa, agar gawang Persija tidak muda bobol oleh Persik.

Lini Tengah

Gelandang Persik Kediri, Adi Eko Jayanto. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Gelandang Persik Kediri, Adi Eko Jayanto. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Sektor tengah Persik Kediri akan solid lagi, bila Ahmad Agung Setiabudi telah pulih dari cedera hamstringnya. Kolaborasi Ahmad Agung-Adi Eko Jayanto telah terbukti mampu meredam tim lawan.

Jika Ahmad Agung masih cedera, Alfiat punya opsi memasang gelandang naturalisasi, Sackie Teah Doe sebagai jangkar. Namun, mantan penggawa Barito Putera ini mulai lamban.

Pada laga terakhir kala Persija dikalahkan Persebaya, Maman Abdurahman diplot sebagai gelandang bertahan bersama Rohit Chand.

Tampaknya pengalaman Maman dan Rohit tak terlalu sulit untuk meredam para gelandang Persik yang bertenaga muda.

Lini Depan

Pemain Persik Kediri, Youssef Ezzejjari Lhasnaoui mengejar bola saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 antara PSIS Semarang melawan Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persik Kediri, Youssef Ezzejjari Lhasnaoui mengejar bola saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 antara PSIS Semarang melawan Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Lini serang akan sangat menarik dikupas. Persik dan Persija memiliki bomber-bomber haus gol.

Youssef Ezzejjari sebagai pendatang baru di dunia sepak bola Indonesia secara mengejutkan menjadi momok bagi tim lain.

Dengan koleksi sementara enam gol, pemain asal Spanyol ini jadi tumpuan Persik di BRI Liga 1 2021/2022. Tapi, sayang hingga pekan ini, Youssef belum punya tandem sejati.

Ini jadi kelemahan Persik. Jika Youssef dimatikan, alur serangan pun bisa mampet. Tapi, Persik beruntung memiliki Dionatan Machado.

Pemain asal Brasil ini tak hanya piawai saat bertahan, tapi Machado juga sangat berbahaya dengan umpan-umpan matang dari kaki kirinya. Pemain yang akrab dipanggil Tinga ini sosok pelayan jitu bagi Persik. Apalagi dia telah paham bola-bola kesukaan Youssef Ezzejjari.

Sementara dari kubu Persija, Marko Simic semakin panas. Pemain yang sudah bermain bersama Macan Kemayoran sejak 2018 itu selalu menjadi andalan tim untuk meraih pundi-pundi gol.

Apalagi, bomber asal Kroasia itu selalu dimanja oleh Riko Simanjuntak dengan bola-bola matang. Dengan koleksi hanya selisih satu gol dengan Youssef Ezzejjari, Marko Simic pasti termotivasi pamer ketajaman.

Posisi Persik dan Persija Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel