Duel Antarlini Timnas Italia Vs Spanyol di Semifinal Euro 2020: Sama-sama Ada Lubang

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Pertemuan dua tim yang punya sejarah panjang dan kemampuan mumpuni di antara negara Eropa. Kedua tim sama-sama diperkuat banyak pemain berkualitas.

Ya, pertemuan antara Timnas Italia versus Timnas Spanyol di Stadion Wembley, Inggris pada semifinal Euro 2020 hari Rabu (06/07/2021) dini hari pukul 02.00 WIB dipastikan bakal menyita perhatian dunia.

Di perempat final Euro 2020, Timnas Italia mengalahkan sesama kandidat juara, yakni Belgia. Gli Azzurri menang 2-1 melalui gol-gol Lorenzo Insigne dan Nicolo Barella.

Sebelumnya, pasukan Roberto Mancini harus berjuang hingga extra time untuk menaklukkan Austria 2-1 lewat gol-gol Federico Chiesa dan Matteo Pessina. Pada fase grup, Italia sapu bersih kemenangan dan tanpa kebobolan.

Sementara itu, Timnas Spanyol sudah dua kali beruntun main hingga extra time untuk menaklukkan lawan-lawannya. Anak-anak asuh Luis Enrique menumbangkan Kroasia 5-3 lewat gol-gol Pablo Sarabia, Cesar Azpilicueta. Ferran Torres, Alvaro Morata, dan Mikel Oyarzabal di 16 besar.

Setelah itu, extra time saja tak cukup bagi La Furia Roja untuk menyingkirkan Swiss di perempat final, dan laga harus berlanjut ke adu penalti. Saat itu, penalti penentu kemenangan dicetak oleh Oyarzabal.

Pada artikel ini, Bola.com mengajak kalian untuk mengetahui analisis duel antarlini yang bakal terjadi pada laga nanti. Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya.

Kiper

Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma melompat untuk menghalau bola saat sesi latihan jelang melawan Turki pada pertandingan grup A Euro 2020 di Olympic Stadium, Roma, Italia, Kamis (10/6/2021). Italia akan melawan Turki pada  11 Juni 2021 waktu setempat. (AP Photo/Andrew Medichini, Pool)
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma melompat untuk menghalau bola saat sesi latihan jelang melawan Turki pada pertandingan grup A Euro 2020 di Olympic Stadium, Roma, Italia, Kamis (10/6/2021). Italia akan melawan Turki pada 11 Juni 2021 waktu setempat. (AP Photo/Andrew Medichini, Pool)

Jika tidak ada kejadian luar biasa, posisi kiper Timnas Italia dan Timnas Spanyol sepertinya 100 persen akan diisi Gianluigi Donnarumma dan Unai Simon.

Berbicara ketangguhan, Donnarumma tidak perlu diragukan lagi. Berkat kemampuannya, gawang Italia sejauh ini baru kebobolan dua kali dari total lima pertandingan Euro 2020.

Namun andai pertandingan berjalan sampai adu penalti, Unai Simon layak diperhitungkan. Dia berkontribusi besar saat Timnas Spanyol menendang Swiss dari drama tos-tosan.

Belakang

Bek Italia, Giorgio Chiellini memberikan ban kapten kepada rekannya, Leonardo Bonucci dalam laga Grup A Euro 2020 di Olimpico Stadium, Roma, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB. (Foto: AP/Pool/Andreas Solaro)
Bek Italia, Giorgio Chiellini memberikan ban kapten kepada rekannya, Leonardo Bonucci dalam laga Grup A Euro 2020 di Olimpico Stadium, Roma, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB. (Foto: AP/Pool/Andreas Solaro)

Keberadaan Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci di jantung pertahanan Timnas Italia tidak perlu diragukan lagi kapasitasnya. Eks pemain Timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger bahkan mendaulatnya sebagai duo bek tengan terbaik dunia.

Namun Italia berpotensi meninggalkan lubang di pos bek kiri setelah Leonardo Spinazzola cedera achilles. Pemain yang kemungkinan menggantikannya, Emerson Palmieri bakal jadi bulang-bulanan serangan Spanyol.

Lini belakang Spanyol bukan tanpa celah. Kebobolan lima gol dan tiga di antaranya saat bersua Kroasia bukti Aymeric Laporte dan kawan-kawan bukan tanpa kelemahan. Apalagi Laporte kemungkinan belum 100 persen fit usai cedera.

Tapi La Furia Roja punya kelebihan melalui serangan dari bek sayap. Jam terbang Jordi Alba plus Cesar Azpilicueta adalah ancaman nyata buat Italia yang kedua sisi pertahanan hanya mengandalkan Giovanni Di Lorenzo plus Emerson Palmieri.

Tengah

Lima menit berselang, Tim Matador membalas. Intersepsi Sergio Busquets memungkinkan Spanyol melakukan serangan balik. Sayangnya crossing Pablo Sarabia tidak dapat dituntaskan oleh Ferran Torres. (Foto: AFP/Javier Soriano)
Lima menit berselang, Tim Matador membalas. Intersepsi Sergio Busquets memungkinkan Spanyol melakukan serangan balik. Sayangnya crossing Pablo Sarabia tidak dapat dituntaskan oleh Ferran Torres. (Foto: AFP/Javier Soriano)

Duel paling menarik antara Timnas Italia versus Spanyol. Ya kedua tim disesaki banyak pemain berkualitas dan ruh permainan bak dewa yang jarang melakukan kesalahan plus begitu tenang.

Di Timnas Italia ada Jorginho yang dijuluki Il Professore karena kelihaiannya mengatur ritme permainan Gli Azzurri. Sementara Timnas Spanyol punya Sergio Busquets, seorang gelandang jenius yang seakan punya mata di kakinya.

Siapa di antara keduanya yang lebih menonjol, bakal menentukan hasil akhir laga. Namun berbicara siapa saja pelayan mereka, Jorginho lebih beruntung. Nicolo Barella dan Marco Verratti unggul jam terbang ketimbang Koke atau Pedri.

Depan

Pemain depan Spanyol Alvaro Morata merayakan gol keempat timnya pada pertandingan 16 besar Euro 2020 di Stadion Parken, Kopenhagen, Senin (28/6/2021) malam WIB. (Jonathan NACKSTRAND / POOL / AFP)
Pemain depan Spanyol Alvaro Morata merayakan gol keempat timnya pada pertandingan 16 besar Euro 2020 di Stadion Parken, Kopenhagen, Senin (28/6/2021) malam WIB. (Jonathan NACKSTRAND / POOL / AFP)

Nah duel lini depan kedua tim juga cenderung berimbang. Timnas Spanyol tentu sangat beruntung punya sosok Alvaro Morata. Dia tahu betul kekuatan lini belakang Italia lantaran bermain di Serie A.

Apalagi Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci, palang pintu Timnas Italia adalah rekan setimnya di Juventus. Morata tentu tahu betul kelemahan kedua. Gerard Moreno dan Dani Olmo juga punya ketajaman yang patut diwaspadai.

Sementara tukang gedor utama Gli Azzurri, Ciro Immobile sedang jadi bulang-bulanan kritik. Aksi diving dan performa buruknya saat melawan Belgia jadi perhatian khalayak banyak.

Tapi Roberto Mancini beruntung karena kelemahan yang berpotensi lahir dari sosok Immobile bisa teratasi oleh moncernya performa Lorenzo Insigne dan Federico Chiesa. Dua pemain ini sama-sama punya aksi individu yang membahayakan lawan.

Saksikan Video Pilihan Kami:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel