Duel Berdarah di Mal Palembang akibat Rebutan Wanita, Seorang Pemuda Kritis Ditikam

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua pemuda, AP (17) dan AK (22), terlibat perkelahian di salah satu mal di Palembang. Perkelahian itu dipicu rebutan wanita.

AP kini mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Palembang. Sementara AK harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami lima luka tusukan.

Polisi menyita sebilah pisau lipat milik pelaku yang diketahui sudah disiapkannya.
Perkelahian terjadi di Palembang Square (PS) Mall, Senin (13/4) malam. Awalnya korban mengajak pelaku bertemu di TKP. Pelaku menolak karena lokasinya tak jauh dari tempat kerja.

Di parkiran sepeda motor, keduanya bertemu. Korban menabrak motor pelaku sehingga terjadilah cekcok mulut antara keduanya. Lantas pelaku mengejar korban yang masuk ke dalam mal. Di sanalah terjadi penusukan oleh pelaku.

Korban Ditolong Sekuriti

Dalam keadaan terluka, korban berlari ke arah tempat berkumpulnya sekuriti. Meski sudah dilerai, pelaku tetap saja melukai korban hingga dilarikan ke rumah sakit.

Situasi itu membuat heboh pengunjung mal. Sebagian dari mereka turut membantu melerai perkelahian itu.

Tersangka AP mengaku sering diteror korban karena masalah wanita. Pelaku sedang dekat dengan wanita yang pernah menjalin asmara dengan korban.

Pelaku Diancam Lewat Surat

Ancaman dilayangkan korban menggunakan surat. Dia tak terima pelaku mendekati mantan kekasihnya.

"Saya diancam terus, diajak berkelahi, macam-macam. Kemarin saya tidak tahan lagi, saya kejar dia masuk ke mal dan saya tusuk begitu dekat," ungkap AP di Mapolrestabes Palembang, Selasa (14/6).

Tersangka menyebut kedekatannya dengan wanita tersebut karena tahu dia tak lagi berhubungan dengan korban. Namun korban tetap saja minta balikan dengan alasan sudah dijodohkan orang tua mereka.

"Saya dekati karena dia tidak punya pacar. Soal perjodohan itu saya tidak tahu, yang penting wanita itu baik sama saya," kata dia.

Terancam 4 Tahun Penjara

Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, korban masih menjalani perawatan akibat lima luka tusuk di tubuhnya. Sementara tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk kelengkapan berkas perkara.

"Motifnya karena rebutan cewek, sudah ada dendam antara mereka dan tersangka sudah menyiapkan pisau lipat dengan dalih jaga," kata dia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman empat tahun penjara. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel