Duel GM Irene Vs Dewa Kipas, Sosok Chelsie Bikin Gagal Fokus Netizen

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Duel 4 babak catur antara Grand Master, Irene Kharisma Sukandar menghadapi Dadang Subur, pemilik akun Dewa_Kipas, menjadi sorotan publik. Duel yang disiarkan langsung akun Youtube Deddy Corbuzier, Senin 22 Maret 2021.

Dalam duel empat babak ini, Dadang Subur kalah telak 0-3 dan memutuskan tidak melanjutkan pertandingan di babak keempat. Meski kalah, nama akun Dadang Subur, Dewa Kipas berkibar di media sosial, Twitter.

Menariknya, selain dua figur yang sedang bertanding, ada sosok lain yang mencuri perhatian dan bikin netizen gagal fokus. Yaitu komentator wanita yang dihadirkan dalam duel ini. Yaitu Woman International Master, Chelsie Monica.

Wanita bernama lengkap Chelsie Monica Ignesias Sihite ini menjadi komentator dalam pertandingan catur bersama GM, Susanto Megaranto. Keduanya memberikan analisa dan komentar terkait jalannya pertandingan catur tersebut.

Wanita kelahiran 2 November 1995 ini menyandang gelar Woman International Master pada 2011 ini pernah mewakili Indonesia dalam lima olimpiade catur (Khanty-Mansiysk 2010, Istanbul 2012, Tromsø 2014, Baku 2016, Batumi 2018).

Pada Juni 2011, ia mendapatkan gelar Master Internasional Wanita selama Kejuaraan Catur Kelompok Usia ASEAN + ke-12 di Tarakan. Dia mencetak 6,5 poin (+5 = 3 -1), finis di tempat pertama, tapi menempati urutan ketiga dengan poin tiebreak.

Wanita kelahiran Balikpapan tersebut berpartisipasi dalam Kejuaraan Catur Junior Dunia di Athena pada Pada November 2015. Dia mencetak 8,5 poin (+8 = 1 -4), finis di tempat kedelapan, satu poin di belakang pemenang, Guo Qi.

Pada September 2012, ia mendapatkan norma Grandmaster Wanita pertamanya selama Olimpiade Catur ke-40 di Istanbul. Dia mencetak 8 poin (+7 = 2 -1), kinerja individu terbaik ketiga di papan dua, di belakang Betul Cemre Yildiz dan Irina Krush. Timnas Indonesia finis di urutan ke-24.

Chelsie telah memenangkan Kejuaraan Catur Wanita Nasional Indonesia ke-45 di Jakarta pada November 2015. Dia mencetak 8 poin (+6 = 4 -0), finis langsung pertama, setengah poin di depan Shanti Nur Abidah dan Medina Warda Aulia.

Pada Juni 2019, ia mendapatkan norma Grandmaster Wanita keduanya dalam Turnamen Catur Grandmaster Wanita JAPFA di Yogyakarta. Dia mencetak 6 poin (+3 = 6 -1), menyelesaikan turnamen di tempat kelima, satu poin di belakang pemenang, L??ng Ph??ng H?nh. [8] [9]

Chelsie berpartisipasi dalam Women Online Cup Negara-negara Asia. Dia mencetak 5 poin selama tahap turnamen dan 3,5 poin di fase sistem gugur pada Oktober 2020. Tim Nasional Indonesia finis di urutan keenam selama tahap turnamen dan menempati urutan kedua di fase sistem gugur, hanya kalah dari India di final.