Duel Pelatih Persija Vs Bali United di BRI Liga 1: Gaya Eropa Thomas Doll Hadapi Stefano Cugurra Si Penyulap Pemain Tua

<p>Liga 1 - Head to Head Pelatih - Persija Jakarta Vs Bali United - Thomas Doll Vs Stefano Cugurra Teco (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Liga 1 - Head to Head Pelatih - Persija Jakarta Vs Bali United - Thomas Doll Vs Stefano Cugurra Teco (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Denpasar - Bali United menantang Persija Jakarta dalam laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (15/1/2023) sore.

Duel kedua tim ini diyakini seru. Bali United dan Persija Jakarta hanya terpaut satu poin saja. Siapa tim yang bisa menang, berpeluang untuk memuncaki klasemen sementara BRI Liga 1.

Dari catatan statistik, Bali United memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan. Dalam lima pertandingan terakhir sejak Liga 1 2019, Persija tidak pernah menang. Dalam lima laga terakhir itu selalu berakhir kemenangan untuk Macan Kemayoran.

Satu yang menjadi perhatian khusus saat ini adalah duel antara kedua juru taktik dalam laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 ini. Persija Jakarta punya Thomas Doll dan Stefano Cugurra ada di kubu Bali United.

Formasi 3 Bek Vs Long Ball

Liga 1 - Head to Head - Persija Jakarta Vs Bali United (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Head to Head - Persija Jakarta Vs Bali United (Bola.com/Adreanus Titus)

Kedua pelatih memiliki perbedaan terutama dari gaya kepelatihan. Thomas Doll tidak mau menerapkan strategi long ball seperti kebanyakan pelatih di BRI Liga 1, seperti yang juga dilakukan Stefano Cugurra.

Pelatih berpaspor Jerman tersebut lebih mengandalkan gaya Eropa yang mengandalkan aliran bola cepat dan pendek.

Sedangkan Teco, sapaan karib Stefano Cugurra, masih dengan pakemnya, long ball. Meski banyak yang mengungkapkan bahwa gaya permainan Bali United sudah mudah terbaca oleh lawan, toh buktinya Bali United masih sulit dikalahkan.

Latihan terus menerus dengan skema bola mati dan umpan jauh menjadi kuncinya. Hal ini sempat diungkapkan penyerang sayap Bali United, Privat Mbarga, beberapa waktu lalu. Seorang Privat Mbarga dengan postur tidak terlalu tinggi, bisa mencetak lima gol melalui sundulan kepala.

Tidak salah jika Ilija Spasojevic dkk. menjadi tim tersubur di BRI Liga 1 musim ini dengan raihan 36 gol. Namun, tingkat kebobolan juga besar dengan 21 gol masuk gawang Serdadu Tridatu.

Sedangkan Thomas Doll mampu menciptakan hal berbeda di Macan Kemayoran. Bola cepat dan dari kaki ke kaki memang efektif, tapi jumlah mencetak gol masih minim.

Persija hanya mencetak 20 gol dalam 17 pekan. Namun, soal gol kemasukan, Persija menjadi yang terbaik dengan hanya kebobolan 12 gol.

Bek tengah Persija Ondrej Kudela merasakan bagaimana gaya permainan Persija yang diterapkan Thomas Doll.

"Dia ingin bermain dengan gaya Eropa yakni cepat dan tanpa lama menguasai bola. Dia mencoba mentransfernya ke pemain lokal dan kami," ucap Ondrej Kudela beberapa waktu lalu.

Rerata Usia yang Berbeda

BRI Liga 1 - Persija Jakarta Vs Bali United (Bola.com/Adreanus Titus)
BRI Liga 1 - Persija Jakarta Vs Bali United (Bola.com/Adreanus Titus)

Teco dan Thomas Doll juga memiliki perbedaan dari segi pemain. Teco gemar mengandalkan pemain tua berpengalaman, sedangkan Thomas Doll memilih melakukan kombinasi antara pemain muda dan senior.

Rerata usia pemain Bali United saat ini lebih muda dibandingkan saat BRI Liga 1 musim lalu. Kala itu rerata usia diatas 30 tahun.

Sekarang para pemain Bali United memiliki rata-rata usia 28,7 tahun karena ada beberapa pemain dari Bali United Youth yang naik kelas skuad senior.

Persija lebih muda empat dengan rerata usia 24,8 tahun. Namun, Teco yang suka dengan pemain tua, toh Bali United bisa meraih dua gelar juara BRI Liga 1 secara beruntun.

Sekarang mereka berada di posisi runner up klasemen sementara. Kritik sempat datang, tetapi pelatih membungkamnya dengan prestasi. Yang perlu ditegaskan, Teco bukan tipikal pelatih yang siap untuk mencetak pemain layaknya Aji Santoso di Persebaya Surabaya.

"Mereka harus mengerti, harus tahu hasil dari tim. Saya datang ke sini di Bali buat dapat hasil, bukan buat cetak pemain, mereka harus tahu itu, tanggung jawab saya dari manajemen adalah hasil, tidak ada cetak pemain muda atau ambil pemain dari SSB buat main di sini," ungkapnya.

"Terus saya harus sesuai permintaan dari manajemen, bukan dari media sosial atau dari orang tidak ada di lapangan di dalam latihan. Saya fokus ke tim saya. Lalu kebutuhan tim yang paham saya. Mereka (warganet dan suporter) tidak setiap hari di dalam latihan ini," tambahnya.

Jadwal Persija vs Bali United

Persija Jakarta vs Bali United

Stadion: Patriot Candrabhaga, Bekasi

Minggu, 15 Januari 2023

Kick-off: 15.30 WIB

Live: Indosiar

Streaming: Vidio

Posisi Persija dan Bali United di BRI Liga 1