Duel Pelatih Persik Vs PSS di BRI Liga 1: Kesempatan Terakhir Joko Susilo dan Dejan Antonic?

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Duel dua tim papan bawah menghiasi pekan keenam BRI Liga 1 2021/2022, Persik Kediri melawan PSS Sleman, Minggu (3/10/2021). Persik dan PSS sama-sama dalam kondisi terluka hasil dari pertandingan sebelumnya.

Persik Kediri berada di posisi 16 dengan nilai empat. Begitu juga PSS Sleman di peringkat ke-15, yang sebenarnya punya nilai maupun selisih gol yang sama dengan Persik. Praktis pertemuan kedua tim nanti menjadi ajang saling jegal demi menjauhi zona degradasi.

Sudah tiga laga berturut-turut Persik belum mampu mendulang angka penuh. Persik ditahan imbang Persikabo pada pekan ketiga, disusul dua kali kalah beruntun dari PSM Makassar dan Persipura Jayapura.

Sementara PSS juga loyo dalam dua pertandingan terakhirnya. Setelah menang atas Arema FC pada pekan ketiga, tim berjulukan Elang Jawa justru dibuat bulan-bulanan oleh Madura United dan Persebaya Surabaya.

Baik Persik dan PSS sedang dituntut oleh para pendukungnya untuk berbenah dan bangkit agar tidak terus berkutat di papan bawah. Di lain sisi, pencapaian kedua tim saat ini bakal ikut menentukan nasib pelatih kedua tim.

Ya, Joko Susilo di kubu Persik dan Dejan Antonic di tim PSS Sleman sama-sama mendapatkan kecaman dari pendukung masing-masing tim. Di jagat maya, banjir tuntutan agar kedua pelatih untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Kondisi Sama

PS Sleman - Dejan Antonic (Bola.com/Adreanus Titus)
PS Sleman - Dejan Antonic (Bola.com/Adreanus Titus)

Kiprah yang sama-sama sedang jeblok di lima laga awal BRI Liga 1, berdampak pada masa depan kedua pelatih. Baik Joko Susilo dan Dejan Antonic berpotensi menjadi pelatih yang harus angkat koper lebih awal di perhelatan BRI Liga 1.

Duel nanti akan menjadi layaknya pertaruhan hidup dan mati bagi kedua pelatih di timnya masing-masing. Publik Persik mulai ragu dengan kinerja Joko Susilo yang tak kunjung membawa Macan Putih (julukan Persik) bangkit.

Di jagat maya pendukung Persik menuding pelatih yang akrab disapa Gethuk itu miskin strategi dan gagal memaksimalkan potensi di skuadnya. Kondisi yang mirip terjadi ketika penampilan di turnamen pramusim 2021.

PSS jauh lebih darurat tentang kiprah Dejan Antonic di PSS yang semakin terancam menyusul hasil buruk di dua pertandingan terakhir. Berada di papan bawah tentu bukanlah prestasi yang diinginkan publik PSS. Hasil yang kontras ketika PSS tampil menawan di musim 2019.

PSS di bawah naungan Dejan Antonic musim ini masih terlihat angin-anginan. Puncaknya adalah kekalahan mencolok 1-3 dari Persebaya di pekan lalu. Membuat tidak ada pilihan bagi Dejan untuk memaksimalkan seluruh potensi di timnya demi kembali ke jalur kemenangan.

PSS sedang berupaya bangkit di situasi yang genting ini. Gelombang unjuk rasa dilakukan para pendukung PSS baik dari kelompok Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania, yang menuntut agar pelatih Dejan Antonic mengundurkan diri.

Bahkan amarah fans PSS memuncak ketika berunjuk rasa di Omah PSS, Kamis (30/9/2021). Diketahui perwakilan suporter sempat berkomunikasi dengan bos PSS, Marco Gracia Paulo tentang tuntutan agar Dejan Antonic mundur. Namun sang pelatih masih tetap akan dipertahankan.

Tidak kalah pentingnya adalah mengoptimalkan peran dua sayap PSS yang sejauh ini menjadi pembeda dalam permainan yaitu Irfan Jaya di sektor kanan dan Irkham Mila di kiri. Kedua pemain tersebut paling menonjol dan membawa andil dalam permainan yang diinginkan Dejan Antonic.

Perlu Pembuktikan

Joko Susilo saat memberi arahan pemain Persik di jeda pertandingan kontra Persipura. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Joko Susilo saat memberi arahan pemain Persik di jeda pertandingan kontra Persipura. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Joko Susilo wajib memaksimalkan potensi pemain-pemainnya yang on fire dalam beberapa laga sebelumnya. Terutama striker Youssef Ezzejjari yang menunjukkan tajinya sebagai pemain berbahaya dan penting di lini depan Persik.

Ia mencetak empat gol dalam dua pertandingan yakni saat menahan imbang Persikabo 2-2 dan kalah dari PSM Makassar 2-3. Atau gelandang Adi Eko Jayanto yang bisa menjadi solusi di lini tengah. Kali ini Joko Susilo harus benar-benar memaksimalkan skuadnya.

Kemudian harus lebih berani merotasi pemain, seperti yang menjadi permintaan para suporter. Mengingat kedalaman skuad Persik saat ini cukup baik. Masih ada nama-nama semacam Septian Satria Bagaskara, Antoni Putro Nugroho, atau pemain senior Faris Aditama.

Sementara Dejan Antonic wajib ikut membuktikan diri untuk ke sekian kalinya. Karena bukan kali ini saja Dejan Antonic dalam posisi terjepit atau penuh tekanan. Saat gelaran Piala Menpora 2021 lalu ia juga mengalami hal yang sama. PSS tampil mengecewakan di babak penyisihan grup, bahkan nyaris tersingkir.

Meski PSS berhasil menduduki peringkat ketiga di turnamen kala itu, para pendukungnya tetap menganggap permainan masih biasa saja dan tidak istimewa. Membuat kritikan terus ditujukan ke manajemen untuk mengevaluasi Dejan Antonic.

Kesempatan besar harus dimanfaatkan dengan baik oleh Dejan Antonic. Kini perlahan skuadnya mulai komplit dengan bergabungnya pemain asing asal Serbia, Nemanja Kojic. Striker terbaru yang didatangkan PSS dan sudah menjalani debut melawan Persebaya.

Sayangnya Kojic belum tampil maksimal karena perlu penyesuaian dengan permainan PSS. Dejan Antonic juga masih punya kesempatan membenahi timnya, termasuk mengembalikan posisi kapten tim Bagus Nirwanto sebagai bek

Yuk Intip Posisi Persik dan PSS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel