Duel Real Madrid Vs Atalanta Terasa Spesial untuk Matteo Pessina

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Gelandang Atalanta, Matteo Pessina, sangat antusias menyambut pertandingan melawan Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (17/3/2021). Bagi Matteo Pessina, pertandingan yang disiarkan langsung oleh SCTV ini merupakan momen spesial dalam kariernya.

Pessina juga percaya, laga yang berlangsung di Estadio Alfredo Di Stefano itu sangat penting bagi perjalanan sejarah Atalanta. Karena itu, dia berharap semua pemain tampil dengan sebaik mungkin.

"Bermain dalam laga ini merupakan mimpi semua orang," kara Pessina dalam jumpa pers jelang laga.

"Sepuluh tahun lalu, saya datang ke Madrid dengan ayahku untuk menonton pertandingan final Liga Champions yang mempertemukan Inter dan Bayern Munchen. Saya pun bermimpi bisa tampil di ajang ini suatu saat nanti," ujar pemain berusia 23 tahun itu menambahkan.

Pessina sendiri merasa terhormat bisa memperkuat Atalanta melawan Real Madrid. Meski demikian, emosi yang dirasakannya tidak akan mempengaruhi permainannya di lapangan.

"Pikiran Anda hanya terpusat ke lapangan," katanya.

Pertandingan Penting

Gelandang Atalanta, Matteo Pessina berselebrasi dengan penyerang Atalanta, Duvan Zapata usai mencetak gol keduanya ke gawang Atalanta pada pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia di stadion Azzurri d'Italia di Bergamo, Kamis (11/2/2021).  Di final, Atalanta akan melawan Juventus. (AFP/Miguel M
Gelandang Atalanta, Matteo Pessina berselebrasi dengan penyerang Atalanta, Duvan Zapata usai mencetak gol keduanya ke gawang Atalanta pada pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia di stadion Azzurri d'Italia di Bergamo, Kamis (11/2/2021). Di final, Atalanta akan melawan Juventus. (AFP/Miguel M

"Ini merupakan pertandingan paling penting musim ini dan dalam sejarah Atalanta. Kami harus bermain baik besok, begitu juga di liga," beber Pessina.

Waspadai Toni Kroos

Pessina sadar bukan perkara mudah mengalahkan Real Madrid. Apalagi duel akan berlangsung di kandang mereka. Dan satu nama yang ingin dihilangkannya dari tim lawan adalah Toni Kroos.

"Dia adalah titik acuan. Semua umpan dari dia. Anda tidak banyak melihat dia di sepertiga lapangan, tapi dia memberi keseimbangan untuk Real Madrid," kata Pessina.

Pada leg pertama sebelumnya, Atlanta menderita kekalahan 0-1 atas Real Madrid. Karena itu, untuk bertahan di kompetisi antarklub Benua Biru itu, Atalanta mau tidak mau harus menang dini hari nanti.

Saksikan juga video menarik di bawah ini