Duet Risma dan Cak Ipin Siap Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami di Trenggalek

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma berkolaborasi dengan Bupati Trenggalek Muhamad Nur Arifin memetakan daerah rawan tsunami dan menentukan lokasi yang aman jika terjadi gempa.

Risma menuturkan, langkah pemetaan tersebut sebagai upaya untuk meminimalkan korban dan mempercepat penyaluran bantuan dan pemulihan wilayah terdampak.

"Ini kita lakukan sebagai upaya preventif. Ya kita tidak berharap bencana terjadi. Namun jika terjadi setidaknya sudah ada upaya penyelamatan secara terintegrasi sehingga bisa maksimal. Baik lokasi untuk evakuasi maupun nantinya pemenuhan logistik bagi pengungsi," tuturnya di Pantai Karanggongso, Trenggalek, ditulis Senin (27/12/2021).

Risma juga minta Tagana untuk benar-benar memperhatikan jalur evakuasi karena bencana alam merupakan kejadian yang luar biasa sehingga perlu pemikiran yang detail untuk proses penyelamatan.

Situasi ini, lanjut Risma, harus dipahami oleh Tagana setempat sehingga upaya penyelamatan dan penyiapan logistik bisa berjalan dengan baik.

"Kami yang di Jakarta tidak tahu secara detail kondisi lapangan. Karenanya saya berharap teman-teman Tagana dan aparat daerah bisa melalukan pemetaan wilayah yang terancam, sehingga tempat evakuasi, jalur evakuasi dan penyaluran logistik bisa aman dan maksimal," katanya.

Risma mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan lumbung pangan sosial di Kabupaten Trenggalek, supaya cepat tersalurkan jika memang terjadi bencana.

"Lumbung pangan sosial ini berupa kebutuhan pangan, kebutuhan untuk anak-anak dan juga lansia serta wanita. Ini akan bisa membantu pemda dalam pemenuhan kebutuhan pengungsi dalam waktu dekat khususnya pasca bencana," ucapnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gelar Festival Tsunami

Bupati Trenggalek Muhamad Nur Arifin atau Cak Ipinmenambahkan, dia telah koordinasi dengan semua jajaran setelah mendapat peringatan dari BMKG akan adanya potensi ancaman bencana tsunami.

"Kami juga sudah menyiapkan peta yang dibuat dengan tanda khusus terkait dengan dampak yang timbul akibat bencana gempa dan tsunami," katanya.

Sedangkan terkait upaya edukasi warga akan ancaman gemp dan tsunami, Cak Ipin menyampaikan, pihaknya tahun depan akan ada festival tsunami.

"Ini merupakan langkah untuk mengajak partisipasi aktif warga menghadapi ancaman bencana gempa dan tsunami," ucapnya.

Dengan langkah ini, Cak Ipin yakin warganya bisa mengerti dan melakukan upaya penyelamatan untuk dirinya, keluarga ataupun lingkungan sekitarnya.

"Tahun depan kita akan menyelenggarakan festival tsunami. Kita harapkan ini bisa mengedukasi masyarakat untuk tanggap situasi akan ancaman gempa dan tsunami. Ya kita tidak berharap, tapi jika terjadi ada upaya menghindari," ujarnya.

Cak Ipin juga menyampaikan terima kasih kepada Mensos yang memberikan perhatian terhadap wilyahnya. Upaya Mensos Risma menurut Cak Ipin adalah langkah nyata pemerintah pusat dalam melindungi wargany dari ancaman bencana gempa dan tsunami.

"Apresiasi saya untuk Bu Mensos Risma karena berkenan datang langsung ke lokasi yang dinilai berpotensi terdampak bencana. Ini bukti bahwa pemerintah selalu hadir melindungi warganya dari berbagai ancaman, khususnya bencana alam," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel