Duh, Enam Pantai di Pulau Ini Terkontaminasi Tinja Manusia

Ridho Permana, Dinia Adrianjara

VIVA – Enam pantai paling populer di Pulau Ibiza, Spanyol, telah terkontaminasi dengan kotoran atau tinja manusia musim panas lalu. Otoritas setempat menyarankan para turis untuk tidak berenang di laut pada waktu itu.

Otoritas lingkungan mengeluarkan peringatan di pulau Ibiza yang terkenal di lepas pantai timur Spanyol, setelah mengambil 48 sampel dari pantai pada 2019 lalu. Kemudian, Observatory of Sustainability di Ibiza memperingati Hari Laut Sedunia kemarin dengan membagikan hasil tes tersebut.

Hasilnya, jumlah kotoran manusia sangat banyak ditemukan di enam pantai di Ibiza. Hal ini tentu akan menimbulkan masalah kesehatan bagi pengunjung pantai dan hewan yang hidup di pantai atau laut.

"Enam pantai terbukti mengandung jumlah kontaminasi tinja yang lebih tinggi daripada yang diatur dalam hukum, sehingga kami mengeluarkan larangan berenang di laut," tulis siaran pers Observatory, dilansir The Sun.

Pantai yang dimaksud adalah Talamanca, Bahia de Sant Antoni, Escollera de Sant Antoni, Es Pouet, Port de Sant Miquel, dan Platges de Comte. Semua pantai sekarang telah beroperasi dan berfungsi seperti biasa.

"Pada tahun 2010 semua sampel air yang dianalisis diklasifikasikan sebagai 'sangat baik'. Namun tahun lalu hanya 31 sampel yang mencapai klasifikasi ini atau 24,4 persen lebih rendah dari tahun 2010," tulis laporan tersebut.

Kelompok itu mengatakan satu-satunya cara untuk memperbaiki situasi ini dan melindungi kehidupan laut di pantai adalah dengan meningkatkan sanitasi dan pengolahan air limbah dan melakukan kontrol kualitas yang ketat.

Menurut media lokal, masalah limbah toilet yang tidak diolah dipompa ke laut adalah masalah yang sedang berlangsung di banyak resor tepi laut di Spanyol.

Sebuah laporan baru-baru ini oleh Badan Eropa untuk Lingkungan menemukan bahwa 97,2 persen dari pantai yang diuji berada di bawah tingkat minimum kontaminasi.

Mereka yang dilaporkan memiliki kualitas air yang tidak dapat diterima ternyata mengandung kadar Escherichia Coli (la bakteri E. Coli) dan Enterococcus usus dalam kadar yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Baca juga: Tuntut Penyiram Novel 1 Tahun Penjara, Jaksa Coreng Sarjana Hukum