Duh!Masih Ada Gedung Sekolah Dasar Rusak di Jakarta

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pintu dan jendela keropos dimakan rayap, lantai ruangan sudah tidak rata, itulah pemandangan dan kondisi di gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Utan Kayu Selatan 01 Pagi dan 02 Petang, Matraman, Jakarta Timur. Meski berada di kota besar seperti Jakarta kini tidak ada yang peduli terlebih pemerintah dengan kondisi gedung yang dibiarkan teronggok rusak tak terurus.

Apalagi kegiatan belajar mengajar yang sudah pasti mengalami gangguan karena kerusakan gedung itu, sangat memprihatinkan.

"Sejak dibangun pada 1973, gedung ini tidak pernah direhab," ujar Tata Usaha SDN Utan Kayu Selatan 01, Rohendi saat ditemui Tribunnews.com, Rabu (14/3/2012).

Rohendi yang juga guru mata pelajaran komputer mengatakan, pihak sekolah sudah mengusulan perbaikan sebanyak tiga kali, namun hingga kini belum juga terealisasi.

"Setiap turun hujan, ruang kelas 5 bocor sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM)," katanya.

Sekolah yang terletak di Jalan Pandan Raya Nomor I, Utan Kayu Selatan, Matraman ini hanya memiliki lima ruang kelas dan dipergunakan secara bergantian, kelas dua masuk setelah kelas satu pulang. Dari kelima kelas itu, kondisi terparah adalah ruangan kelas lima. Selain atapnya yang bocor, jendelanya pun tidak ada.

Begitu pula saat menengok kondisi ruang perpustakaan yang mengkhawatirkan, kuda-kuda pondasinya miring, banyak genteng yang hampir jatuh dan plafon bagian depan sekolah juga banyak yang keropos membuat 265 murid belajar dalam kekhawatiran.

Kepala Seksie Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur, Daniel Medan mengatakan gedung SDN Utan Kayu Selatan 01 Pagi telah diusulkan untuk direhab tahun 2012 mendatang. Perkiraan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 1,4 miliar.

Usulan rehabilitasi sudah diberikan pada 2011. Karena anggaran yang minim, perbaikan gedung menggunakan skala prioritas.

"Pihak sekolah harus bersabar karena anggarannya minim," ujar Daniel.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.