Duka Aurel Hermansyah Keguguran Hamil Muda, Cek Faktor Penyebabnya

·Bacaan 1 menit
Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar. (Foto: Instagram @attahalilintar)

Fimela.com, Jakarta Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar tengah berduka karena kehilangan calon anak pertamanya. Pasangan suami istri tersebut membagikan kabar keguguran Aurel lewat kanal YouTube Atta Halilintar.

Aurel Hermansyah menceritakan kronologis sejak awal kehamilan sampai menemukan tanda kejanggalan pada janinnya sampai mengalami pendarahan. Akhirnya ia pun menjalani bed rest, namun janin dalam rahimnya tak bisa diselamatkan.

Lantas apa yang menjadi penyebab keguguran hamil muda? Ada beberapa faktor penyebabnya, mulai dari pengaruh gen kromosom tidak normal sampai kondisi kesehatan ibu yang tidak cukup baik dan kuat seperti melansir dari mayoclinic;

Gen kromosom yang tidak normal disebut menjadi penyebab keguguran paling tinggi sebesar 50 persen. Hal itu terjadi karena faktor kelebihan atau kekurangan kromosom. Umumnya kondisi tersebut terjadi karena kesalahan saat proses pembelahan embrio yang berkembang tidak sempurna.

Sementara itu, dalam beberapa kasus, kondisi kesehatan ibu juga bisa menjadi faktor penyebab keguguran. Seperti ibu memiliki masalah hormonal, rahim atau serviks, tiroid, infeksi, dan diabetes yang tidak terkontrol.

Gejala Keguguran

Sebagian besar keguguran terjadi sebelum memasuki minggu ke-12 kehamilan. Berikut beberapa gejala yang biasanya muncul.

Bercak atau pendarahan pada vagina, nyeri atau kram di perut atau punggung bawah, sampai cairan atau jaringan keluar dari vagina.

Seperti Aurel yang bercerita tentang pendarahan yang awalnya sedikit lalu menjadi semakin banyak. Hingga akhirnya merasakan sakit perut yang menurut dokter adalah kontraks "Pas sakit itu seperti ada cokelat yang keluar gitu," ujar Aurel sambil mengusap air matanya.

Simak Video Berikut

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel