Duka Khofifah atas Meninggalnya Wakil Bupati Pamekasan karena COVID-19

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e, karena terinfeksi COVID-19. Ungkapan duka itu disampaikan Khofifah melalui akun Instagramnya, @khofifah.ip, pada Kamis, 31 Desember 2020.

"Inna lillahi wa inna illaihi raji'un, telah berpulang ke rahmatullah Wakil Bupati Pamekasan Raja'e usai menjalani perawatan medis akibat terinfeksi COVID-19 di RSUD dr Soetomo, Surabaya. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya," tulis Khofifah.

"Semoga almarhum husnul khatimah, seluruh amal ibadah diterima Allah SWT, diberi kelapangan kubur, dan dimasukkan kedalam surga. Pun, keluarga yang ditinggalkan diberikan kelapangan dan ketabahan hati dalam menerima cobaan ini. Al-Fatihah," tambah Ketua Umum Muslimat NU itu.

Baca: Satgas: Jangan Lengah Protokol Kesehatan, Virus Corona Tak Kenal Lelah

Raja'e meninggal saat dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya pada Kamis siang sekira pukul 14.30 WIB. Sejak awal Desember, ia dirawat karena terkonfirmasi positif COVID-19. Sumber dari Satuan Tugas COVID-19 Pamekasan yang menolak disebutkan namanya menjelaskan, saat pertama masuk rumah sakit Raja'e sudah menggunakan alat bantu pernapasan alias ventilator.

Istri Raja'e, menurut sumber itu, juga terjangkit COVID-19 dan mulanya dirawat di sebuah rumah sakit di Surabaya. Namun, karena kondisinya sudah membaik sang istri dibolehkan pulang. "Istrinya sekarang isolasi mandiri di rumah," katanya.

Juru bicara Satgas COVID-19 Pamekasan Sigit Priyono membenarkan bahwa Raja'e sempat terpapar COVID-19. Namun, saat meninggal dia sudah dinyatakan negatif. "Terakhir negatif (COVID-19)," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pamekasan itu kepada wartawan.