Dukcapil DKI catat 630 ribu dokumen diurus gunakan aplikasi pada 2022

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sekitar 630 ribu dokumen kependudukan diurus menggunakan aplikasi Alpukat Betawi selama periode Januari-April 2022 karena lebih cepat dan efisien.

"Banyak yang pakai aplikasi karena warga DKI Jakarta ingin cepat dan efisien," kata Kepala Dinas Dukcapil DKI Budi Awaludin di Jakarta, Kamis.

Ia merinci aplikasi Alpukat (Akses Langsung Pelayanan Dokumen Kependudukan Cepat dan Akurat) Betawi selama empat bulan 2022 itu digunakan untuk permohonan dokumen mencapai 360.576, pencetakan KTP elektronik sebanyak 217.776, dan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) mencapai 51.225 lembar.

Adapun permohonan dokumen itu mulai akta lahir, kartu keluarga (KK), perubahan biodata, hingga akta kematian daring.

Sedangkan untuk pengurusan dokumen kependudukan pada 2021 mencapai 307.192 dan pada 2022 mencapai 350 ribu dokumen kependudukan.

"Sejak bulan lalu cetak KTP dan KIA dapat diselesaikan dalam 15 menit dari sebelumnya sekitar satu jam," imbuhnya.

Ia menambahkan DKI terus melakukan terobosan untuk mendukung layanan digital tersebut salah satunya kerja sama dengan perusahaan transportasi daring, Gojek.

"Saya yakin integrasi ini membuat pelayanan kami lebih optimal dan transparan karena pendataan semua layanan telah terpusat pada satu aplikasi, dan akan meningkatkan kepuasan warga DKI terhadap layanan pemerintah," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Gojek Dyan Shinto Ekopuri dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (12/5) menjelaskan pihaknya melakukan integrasi platform antara Alpukat Betawi, fitur GoSend dan Midtrans.

Warga DKI Jakarta dapat memesan layanan GoSend dan memantau status pengiriman langsung di aplikasi Alpukat Betawi.

Warga DKI Jakarta yang memesan layanan GoSend untuk pengurusan dokumen kependudukan melalui aplikasi Alpukat Betawi akan langsung mendapatkan diskon ongkos kirim maksimal sebesar Rp6.000 periode 12-26 Mei 2022.

"Kolaborasi ini meningkatkan efektivitas waktu dan efisiensi dalam alur pengurusan dokumen, khususnya mampu mewujudkan pengiriman dokumen kependudukan yang cepat bagi warga DKI Jakarta," katanya
Baca juga: Disdukcapil DKI Jakarta gandeng Gojek permudah layanan kependudukan
Baca juga: Dukcapil Jakbar pastikan perbaikan dokumen kependudukan hanya 15 menit
Baca juga: Layanan kependudukan tak semestinya ditemukan di Pulogadung

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel