Dukcapil Rejang Lebong perkuat alat rekam KTP elektronik

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu memperkuat alat rekam data dan pencetakan KTP elektronik dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Pengadaan alat rekam dan data pencetakan KTP elektronik ini untuk mendukung program jemput bola di 15 kecamatan.

"Peralatan ini untuk memudahkan petugas dalam melakukan program jemput bola terutama bagi warga penyandang disabilitas, lansia, ODGJ maupun warga lainnya yang belum melakukan perekaman data KTP," kata Kepala Dinas Dukcapil Rejang Lebong Muradi di Rejang Lebong, Rabu.

Muradi mengatakan pihaknya sebelumnya masih kekurangan peralatan pendukung perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Muradi mengatakan saat ini masih 6.000 lebih warga yang belum melakukan perekaman data KTP elektronik dari jumlah keseluruhan wajib KTP sebanyak 205.946 jiwa.

"Peralatan perekaman data KTP elektronik yang kita miliki saat ini tinggal dua unit alat perekaman data dan dua unit alat pencetakan KTP. Jumlah peralatan pendukung yang kita miliki ini masih kurang sehingga proses perekaman maupun pencetakan tidak bisa dilaksanakan cepat," kata dia.

Dia menjelaskan, peralatan pendukung pencetakan KTP yang mereka miliki merupakan pengadaan beberapa tahun lalu sedangkan peralatan yang dibantu oleh pemerintah pusat untuk 15 kecamatan pada 2012 lalu saat ini semuanya tidak bisa digunakan karena sudah rusak.

Pencetakan KTP bagi kalangan lansia, ODGJ dan disabilitas tersebut, tambah dia, sangat dibutuhkan bagi mereka terutama untuk pengurusan BPJS Kesehatan, penyaluran bantuan sosial dan lainnya.

"Peralatan baru ini nantinya satu paket dengan alat antri, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sampai. Anggarannya berkisar Rp100 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Rejang Lebong 2022," demikian Muradi.
Baca juga: Menteri Pariwisata borong produk UMKM Rejang Lebong
Baca juga: KPU Rejang Lebong mencoret 193 pemilih berkelanjutan
Baca juga: KPU Rejang Lebong: daerah hanya lakukan verifikasi faktual

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel