Dukun Aki Gunakan Trik Penggandaan Uang dalam Amplop untuk Tipu Para Korban

Merdeka.com - Merdeka.com - Wowon Erawan alias Aki melakukan berbagai upaya agar dapat menipu 11 korban yang merupakan 11 tenaga kerja wanita (TKW). Salah satu cara untuk cara Wowon untuk meyakinkan para TKW dengan mengubah jumlah uang yang ada di dalam amplop.

"Tentu ini ada trik-trik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (25/1).

Trunoyudo akui Wowon dalam melakukan triknya memang tidak masuk logika. Namun hal tersebut sebagai upaya agar pelaku dapat meyakinkan korban.

"Tetapi itu yang dikuasai. Intinya, memang penipuan ini menjadi janji-janji meyakinkan kepada para korban dengan berkemas kemampuan supranatural. Ini menunjukkan motif ekonomi tadi, untuk menguasai harta orang lain atau melakukan penipuan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Aki cs dapat menjaring dan meyakinkan 11 korban yang merupakan TKW yang bekerja di luar negeri hingga akhirnya percaya dengan penggandaan uang.

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi membeberkan para korban diperlihatkan secara langsung bahwa tersangka Wowon dapat menggandakan uang dalam amplop.

"Mereka ini pola penipuannya kepada para korban awalnya bertemu dengan tersangka Wowon. Kemudian tersangka Wowon ini bisa seolah-olah mengubah jumlah uang yang ada dalam amplop," ungkap Hengki.

"Misalnya seribu tiba-tiba dibuat sedemikian rupa isinya bisa menjadi sepuluh ribu," sambung Hengki.

Terlebih Hengki menyebut, 11 korban TKW turut diyakinkan dengan berbagai harta Wowon yang ditunjukannya. Seperti menunjukkan mobil hingga rumah, meskipun hartanya itu bukan milik dia.

Dengan bermodalkan hal tersebut lah, para korbannya dapat percaya akan kesaktian dengan penggandaan uang dan cepat menjadi kaya.

"Ada salah satu yang datang kepada Wowon ditunjukkan ini rumahnya, ini mobilnya. Setelah ditelusuri itu adalah mobil dan rumah milik orang lain. Tapi untuk meyakinkan supaya korban tetap mengirimkan," ungkapnya. [cob]