Dukun Aki Peracun & Pembunuh Berantai di Bekasi Punya Enam Istri

Merdeka.com - Merdeka.com - Wowon Erawan alias Aki, dukun pengganda uang sekaligus otak pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur ternyata memiliki enam istri. Hal itu diketahui setelah polisi memeriksa para tersangka.

"Untuk perkembangannya ada beberapa secara kuantitas angka mengatakan ada istri daripada tersangka Wowon ada 6 orang, itu tentu juga butuh proses pendalaman," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Jumat (20/1).

Namun informasi itu masih akan didalami kepolisian. Tetapi yang pasti, istri Aki atas nama Ai Maemunah ikut dibunuh dengan cara diracun.

"Tentu pendukungnya adalah administratif dari Disdukcapil misalkan di catatan RW, sampai dengan kelurahan setempat atau kepala desa, ini perlu didukung. Namun ini menjadi catatan tim penyidik," ucapnya.

Tiga Istrinya Dibunuh dengan Cara Diracun

Dari informasi yang berhasil dihimpun, keenam istri Wowon adalah Wiwin, Ende, Heni, Iis, Halimah, dan Ai Maemunah. Namun tiga di antaranya menjadi korban kejahatan Wowon Cs, yakni Wiwin, Halimah dan Ai Maemunah.

Seperti diketahui, pengungkapan kasus tersebut bermula dari kasus sekeluarga yang ditemukan keracunan di sebuah kontrakan kawasan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat lalu berkembang menjadi pembunuhan berantai. Tiga pelaku atas nama Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Duloh (60) dan Dede Solehudin (36).

Ketiganya, tega meracuni para korban yang rata-rata masih mempunyai hubungan keluarga dengan mereka. Motifnya, mereka ingin menutupi penipuan berkedok supranatural dengan iming-iming menggandakan uang.

Berikut 8 daftar korban tewas di Bekasi-Cianjur:

Cianjur

1. Wiwid, seorang warga Cianjur yang diperkirakan tewas pada tahun 2020. Ia dicekik hingga tewas saat menagih hasil penggandaan uang. Jasad Wiwid dikubur di rumah Solihin.

2. Noneng, seorang warga Cianjur yang berprofesi sebagai TKW. Ia diperkirakan tewas pada tahun 2020 dengan dicekik saat menagih hasil penggandaan uang. Jasadnya dikubur di rumah Solihin dan satu liang lahat dengan Wiwid.

3. Farida, seorang warga Coanjur yang berprofesi sebagai TKW. Ia juga tewas saat menagih hasil penggandaan uang. Jasadnya dikubur di rumah Solihin.

4. Bayu (2) ia merupakan anak Wowon dan istrinya, Ai Maimunah

5. Halimah, istri siri Wowon yang juga ibu dari Ai Maimunah.

Bekasi

1. Ai Maimunah (40) istri siri Wowon.
2. Ridwan Abdul Muiz (20) mantan suami Maimunah
3. M Riswandi, anak Maimunah dan mantan suaminya.

Sedangkan, korban lainnya hingga saat ini masih diselidiki polisi.

"Jadi perjalanan pembunuhan ending-nya ambil uang dari orang yang terpedaya. Awalnya penipuan, janji dan motivasi kesuksesan hidup, setelah korban serahkan harta benda, lalu dihilangkan, termasuk saksi-saksi yang mengetahui," kata Kapolda.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 dan Pasal 339 KUHP. Mereka terancam pidana penjara maksimal hukuman mati. [lia]