Dukung ajang MotoGP, Kementerian PUPR rampungkan 915 unit Sarhunta

Biqwanto Situmorang
·Bacaan 2 menit

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR menyelesaikan 915 unit Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) untuk mendukung pelaksanaan MotoGP dan Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

“Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan pandemi COVID-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound (bangkit) dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Program Sarhunta dilaksanakan oleh Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Perumahan. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19.

Di samping itu program ini juga untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni dan sekaligus mendorong perekonomian karena rumah yang telah diperbaiki dapat dimanfaatkan sebagai homestay bagi wisatawan yang berkunjung.

Desain Sarhunta ini harus mencerminkan adat daerah setempat. Desain dapat dimodifikasi menjadi lebih modern, tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal sebagai upaya menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menginap di hunian tersebut.

Di Provinsi Nusa Tenggara Barat atau NTB, Sarhunta bertujuan untuk mendukung ajang balap motor internasional MotoGP serta dapat digunakan sebagai homestay untuk menunjang pariwisata di Lombok. Untuk itu Kementerian PUPR telah menyelesaikan 915 unit Sarhunta yang tersebar di Lombok Tengah dan Lombok Utara dengan anggaran Rp62,22 miliar.

Sebanyak 817 unit Sarhunta dibangun di Lombok Tengah dengan rincian 517 unit di sepanjang koridor masuk Kawasan Mandalika dan 300 unit rumah lainnya dibedah untuk rumah singgah dan homestay serta usaha lainnya guna mendukung pariwisata.

Tiga ratus rumah yang akan dijadikan homestay itu tersebar di beberapa lokasi antara lain Kuta, Grupuk, Sukadana dan Selong Belanak. Sisanya sebanyak 98 tersebar di Kabupaten Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Pemulihan ekonomi nasional di seluruh sektor dengan mengedepankan aspek kesehatan menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Salah satunya di sektor pariwisata yang mengalami pukulan paling berat akibat Pandemi COVID-19.

Untuk itu, Kementerian PUPR terus melaksanakan penataan di lima KSPN Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado - Likupang di antaranya dengan pelaksanaan Program Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya Mendukung KSPN atau dikenal juga dengan Program Sarhunta.
Baca juga: PUPR bedah 915 rumah di NTB guna mendukung ajang MotoGP
Baca juga: Sandiaga Uno: MotoGP Mandalika harus menggeliatkan perekonomian rakyat
Baca juga: DPRD dukung gagasan Menparekraf jadikan Mandalika "sport tourism"