Dukung Inter Milan, Kim Jong-un Tak Ragu Tembak Pendukung Juventus

Luzman Rifqi Karami

VIVA – Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un diterpa rumor tak sedap. Dia dikabarkan meninggal dunia dan sempat diberitakan majalah Jepang Shukan Gendai.

Rumor meninggalnya Kim Jong-un juga sempat disampaikan oleh seorang wakil direktur HKSTV Hong Kong Satellite Television, sebuah siaran yang didukung di Beijing, Hong Kong, telah mengklaim jika Kim Jong Un telah meninggal dunia mengutip "sumber yang sangat solid," tulisnya di aplikasi perpesanan China Weibo, Minggu, 26 April 2020.

(Baca juga: Spekulasi Kim Jong-un Mati Otak hingga Meninggal Makin Kencang)

Di luar itu, ternyata Kim merupakan sosok yang menyukai sepakbola. Dan klub yang dia dukung adalah raksasa Italia, Inter Milan.

Hal ini terungkap lewat politisi Italia, Antonio Razzi, pada 2018 silam. Dia menuturkan jika Kim adalah Interisti sejati.

"Semuanya bermula pada 2011, tahun di mana Kim mengambil alih jabatan ayahnya, Kim Yong-Il sebagai Pemimpin Tertinggi Korea Utara. Anda tahu, dia sempat belajar di Bern (Swiss) dan pergi ke San Siro untuk menonton Inter dan Milan," kata Razzi dilansir Tuttosport.

(Baca juga: Rumor Kesehatannya Memburuk, Meme Kocak Kim Jong-un Ramai di Twitter)

Berbeda dengan Kim, Razzi adalah fans Juventus alias Juventini. Dia tak mau mencari masalah mengingat rivalitas yang tinggi antara Inter dan Juve.

Pertandingan Serie A 2018/2019 antara Inter Milan melawan Juventus

"Dia mendukung Inter. Saya penggemar berat Juventus. Kami tak pernah membicarakan itu karena rivalitas antara Inter dan Juventus, saya tak mau membuat gesekan. Kedamaian dunia dipertaruhkan di sini," tutur Razzi.

"Saya berpikir: Anto jangan bicara tentang Juve ke Interisti, kalau tidak dia akan menembakmu!" katanya berkelakar.