Dukung Masyarakat di Tengah Pandemi, Astra Financial Relaksasi Kredit Senilai Rp 31 Triliun Kepada 1 Juta Lebih Pelanggan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Semenjak pandemi COVID-19 merebak di awal tahun 2020, kondisi perekonomian nasional lambat laun merasakan dampak negatifnya. Dimulai dengan adanya pembatasan mobilitas penduduk, terciptanya pengurangan laju konsumsi masyarakat, dan perlambatan laju pertumbuhan ekonomi. Situasi ini tentunya memberatkan masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, pada Maret 2020, Pemerintah mengumumkan serangkaian kebijakan stimulus ekonomi untuk membantu masyarakat terdampak pandemi COVID-19, salah satunya, adalah kebijakan relaksasi kredit.

Astra Financial, Transportation & Logistic terlibat aktif mendukung pelaksanaan kebijakan relaksasi kredit. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan daya beli konsumen, sehingga laju ekonomi dapat perlahan tumbuh secara bertahap.

Kebijakan relaksasi kredit kepada pelanggan Astra, khususnya pelanggan Astra Financial telah dilaksanakan sejak bulan Maret 2020 hingga Desember 2020. Sepanjang tahun tersebut, relaksasi kredit yang diberikan perusahaan pembiayaan Astra mencapai hingga Rp 31 triliun yang diberikan kepada lebih dari satu juta pelanggan. Angka tersebut merupakan 16% dari total nilai relaksasi di industri multifinance Indonesia.

Foto bersama jajaran direksi dan manajemen Astra Financial, Transportation & Logistic bersama pimpinan dan tokoh media dalam acara “Silaturahim Virtual Bersama Pemimpin dan Tokoh Media” yang dilaksanakan secara virtual pada Senin, 14 Juni 2021.
Foto bersama jajaran direksi dan manajemen Astra Financial, Transportation & Logistic bersama pimpinan dan tokoh media dalam acara “Silaturahim Virtual Bersama Pemimpin dan Tokoh Media” yang dilaksanakan secara virtual pada Senin, 14 Juni 2021.

“Astra Financial, Transportation & Logistic, sebagai bagian dari keluarga besar Astra, senantiasa mendukung masyarakat dan pemerintah agar kita bersama dapat melewati masa pandemi ini. Dukungan tersebut kami wujudkan dengan melaksanakan kebijakan relaksasi kredit kepada sekitar 1 juta pelanggan Astra dengan nilai mencapai Rp 31 triliun," ungkap Suparno Djasmin, Director-In-Charge Astra Financial, Transportation & Logistic di acara Silaturahmi Virtual Bersama 61 Pemimpin & Tokoh Media pada Senin, 14 Juni 2021.

“Kami meyakini kebijakan relaksasi kredit yang mencakup tiga sektor pembiayaan strategis: kredit di sektor pembiayaan roda empat, roda dua, dan kategori alat berat, merupakan salah satu solusi yang dibutuhkan masyarakat Indonesia di tengah masa sulit ini,” kata Suparno.

Rinician restrukturisasi

Di sektor pembiayaan roda empat, restrukturisasi yang dilakukan ACC, brand dari PT Astra Sedaya Finance) sepanjang 2020 mencapai Rp 13,471 triliun dari sekitar 95.254 kontrak. Di sektor pembiayaan yang sama, TAF dari PT Toyota Astra Financial Services memberikan relaksasi kredit dengan nilai sebesar Rp 5,037 triliun kepada sekitar 35.369 kontrak, sehingga total restrukturisasi untuk roda empat dari Astra Financial tersebut mencapai Rp 18.509 triliun untuk 130.623 kontrak.

Untuk sektor pembiayaan roda dua, FIFGROUP, yang merupakan brand dari PT Federal International Finance, telah menyetujui relaksasi kredit senilai Rp 11,973 triliun yang dilakukan untuk sekitar 931.357 nasabah yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

“Sedangkan di sektor pembiayaan alat berat, paket relaksasi kredit telah disalurkan sebesar Rp 516 miliar oleh PT SAN Finance dan Rp 60 miliar oleh KAF dengan jumlah kontrak keduanya sebanyak 85 nasabah," ungkap Suparno Djasmin yang juga menjabat sebagai Direktur PT Astra International Tbk dalam acara tersebut.

Dalam hal kinerja pembiayaan roda dua, Margono Tanuwijaya CEO FIFGROUP, memperkirakan performa bisnis FIFGROUP akan kembali normal secara bertahap, dan menyamai angka pasar 2019 di tahun 2023. Hal ini didasari perkembangan indikator konsumsi masyarakat yang berangsur pulih perlahan di awal 2021.

“Performa bisnis roda dua FIFGROUP berkaitan erat dengan perkembangan pasar kendaraan roda dua yang memang berangsur pulih tetapi belum sepenuhnya normal,” ujar Suparno Djasmin.

“Total pasar roda dua mencapai 6 juta kendaraan. Sedangkan di 2020, akibat penurunan laju konsumsi di masa pandemi COVID-19, angka tersebut turun menjadi sekitar 3,6 juta dan menurut proyeksi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, pasar roda dua Indonesia diperkirakan menjadi 4,6 juta unit kendaraan di akhir tahun 2021,” lanjutnya.

Program CSR

Suparno Djasmin menambahkan selain kebijakan relaksasi kredit, di tengah masa pandemi ini Astra Financial, Transportation & Logistic, masih konsisten menjalankan program sosial korporasi, yang dikenal dengan Corporate Social Responsibilities (CSR) berbagai kepada segenap pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota. Program tersebut didukung oleh semua perusahaan yang ada dalam Astra Financial, Transportation & Logistic.

“Untuk membantu menangani pandemi COVID-19 di daerah, kami turut mendonasikan 20 unit ventilator di berbagai provinsi dan kota, yaitu untuk provinsi Sumatera Utara, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Kota Singkawang,” kata Suparno.

Acara “Silaturahim Virtual Bersama Pemimpin dan Tokoh Media” dihadiri lebih dari 60 tokoh media termasuk Ketua Persatuan Wartawan Indonesia, Perwakilan Dewan Pers Indonesia, dan Ketua Forum Pemred Indonesia serta para pemimpin redaksi televisi, radio, majalah, media online baik nasional & daerah
Acara “Silaturahim Virtual Bersama Pemimpin dan Tokoh Media” dihadiri lebih dari 60 tokoh media termasuk Ketua Persatuan Wartawan Indonesia, Perwakilan Dewan Pers Indonesia, dan Ketua Forum Pemred Indonesia serta para pemimpin redaksi televisi, radio, majalah, media online baik nasional & daerah

Selain itu, ungkap Suparno Djasmin, Astra Financial, Transportation & Logistic juga memberikan paket bantuan sembako kepada 75.812 penerima dan APD yang semuanya bernilai Rp 15 miliar serta menyumbangkan satu unit mobil ambulans.

“Bersama OJK, kami turut menyalurkan dukungan finansial sebesar Rp 42,5 miliar untuk mendukung pembentukan 10 Bank Wakaf Mikro yang tersebar di 10 lokasi di Indonesia. Bantuan ini kami harapkan dapat mendukung usaha mikro agar mampu berkembangan di berbagai pesantren,” tutup Suparno Djasmin.

Program Vaksin DPA

Yang terakhir, kata Suparno Djasmin, melalui Dana Pensiun Astra (DPA), bersama Grup Astra, kami melakukan program vaksin lansia, khusus untuk kabupaten Tangerang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan provinsi Banten serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

“Pada kesempatan ini kami mendukung program vaksinasi untuk 10.000 orang lansia, guru serta petugas publik dengan vaksinasi gratis, yang bertempat di ICE, Tangerang. Kami bersyukur animo serta respon masyarakat sangat bagus dan mendapat sambutan dari Bupati, Menteri Kesehatan dan Presiden RI pada saat dilaksanakan vaksin pertama pada tanggal 8 dan 9 Juni 2021 minggu lalu,” tambah Suparno Djasmin.

Apresiasi Perwakilan Pers

Suryopratomo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia Untuk Singapura dan sekaligus tokoh senior pers Indonesia, mengapresiasi Astra Financial, Transportation & Logistic atas inisiatif menyelenggarakan “Silaturahim Virtual Bersama Pemimpin dan Tokoh Media”. Suryopratomo mengapresiasi langkah perusahaan yang turut membantu masyarakat Indonesia di masa pandemi, seperti kebijakan restrukturisasi kredit dan kegiatan CSR yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Hal tersebut senada dengan yang diungkapkan Atal Depari, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia, bahwa Astra Financial, Transportation & Logistic berkomitmen tinggi untuk mendukung masyarakat Indonesia tetap sehat dan produktif di masa pandemi, yaitu dengan fasilitasi kegiatan vaksinasi COVID-19 yang ditujukan kepada masyarakat.

Sedangkan Agus Sudibyo, anggota Dewan Pers Indonesia, menegaskan kontribusi Astra Financial, Transportation & Logistic atas penyelenggaraan fasilitasi vaksinasi kepada wartawan Indonesia sebanyak 15.000 vaksin.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel