Dukungan Pemberdayaan Perempuan Melalui Tata Rias dan Rambut

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai perusahaan yang bergerak di industri kecantikan, L'Oreal Indonesia mantap menggaungkan komitmen sosial, termasuk dalam pemberdayaan perempuan. Langkah nyata ini diwujudkan dalam program yang mengusung tajuk Beauty For a Bettter Life (BFBL) yang didirikan sejak 2014 lalu.

Direktur Komunikasi, Hubungan Publik & Keberlanjutan, L’Oreal Indonesia Melanie Masriel menyebut, program ini memberi dukungan kepada perempuan yang menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan. Pihaknya melihat potensi perempuan di Indonesia begitu besar dan strategis.

"Sehingga penting sekali upaya untuk memberdayakan wirausaha perempuan demi meningkatkan perekonomian. Sudah enam tahun program kita berjalan, kita ingin terus menginspirasi dan menjalankannya," kata Melanie dalam bincang daring yang digelar pada Selasa (27/10/2020).

Melanie menambahkan, program pemberdayaan perempuan ini merupakan komitmen yang bukan setahun atau dua tahun, namun akan terus dilaksanakan. BFBL pertama kali diluncurkan bersama Yayasan PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga).

"Senang sekali kita memilih yayasan yang tepat untuk bersama-sama punya misi memberdayakan perempuan yang memiliki keterbatasan sosial ekonomi melalui kegiatan pelatihan tata rambut. Awalnya kita fokus ke tata rambut," tambahnya.

Dikatakan Melanie, pihaknya menggelar pelatihan secara gratis dengan menggunakan kurikulum L'Oreal yang berstandar internasional. "Kita harapkan ketika selesai dari program ini, seluruh alumni bisa mencari pekerjaan atau berwirausaha di bidang kecantikan dan tata rambut," jelasnya.

Pelatihan gratis tersebut hanya diadakan di pusat pelatihan yang telah dibuka, seperti di Bekasi, Karawang, Cianjur, Mataram, dan Jakarta. L'Oreal berharap dapat memperluas daerah-daerah lainnya agar dapat menjaring peserta lebih luas lagi. Lantas, apa saja persyaratan untuk mengikuti pelatihan ini?

"Karena program sosial, menerapkan persyaratan utamanya mereka yang kurang mampu. ada persyaratan-persyaratan utama yang kita lihat, seperti rekomendasi dari lurah bahwa mereka adalah masyarakat yang perlu dibantu, jadi tidak sembarang orang bisa masuk karena tujuan utamanya adalah Beauty For a Bettter Life yang kita harapkan dan kita dapatkan dampaknya ke depan," kata Melanie.

Kriteria Ikut Pelatihan Beauty For a Better Life

Ilustrasi tata rambut. (dok. Unsplash.com Adam Winger @awcreativeut)
Ilustrasi tata rambut. (dok. Unsplash.com Adam Winger @awcreativeut)

Kriteria selanjutnya adalah adanya persetujuan dari keluarga. "Karena sering kali terjadi student yang sudah ikut dan passionate, tapi setelah seminggu ikut training tidak boleh oleh suami karena satu dan lain hal. Sehingga surat pernyataan persetujuan dari suami atau keluarga sangat penting," lanjutnya.

Untuk prosedur, para peserta dapat langsung datang ke pusat pelatihan. Pihak L'Oreal juga biasanya mengadakan sosialisasi yang intensif untuk menjaring peserta lebih banyak lagi.

"Pelatihan untuk tata rambut totalnya empat bulan, dan tata rias dua bulan. Untuk tata rambut itu banyak tekniknya yang harus lebih dikuasai mencakup perawatan rambut, juga termasuk teknik pewarnaan," tutur Melanie.

Dalam periode pelatihan itu, ada pula sesi pelatihan secara teori, praktik, dan magang. Untuk tata rambut, pihak L'Oreal menyambungkan dengan salon-salon rekanan di sekeliling daerah tersebut agar dapat magang langsung.

"Kebanyakan yang magang ini juga langsung diangkat jadi pegawai," jelas Melanie.

Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: