Dulu Kelewat Miskin, Sekarang Lulusan S2 Skotlandia

Syahdan Nurdin, LAPO

VIVA –  Pendidikan sangat penting untuk bekal kita mengarungi kehidupan ini. Karena pendidikan kita bisa menghitung, membaca dan menulis. Semua kegiatan sehari-hari tidak lepas dari menghitung, membaca dan menulis. Dengan keahlian ini kita bisa bekerja dan mencari nafkah.

Tetapi pada kenyataannya berpendidikan tinggi tidaklah mudah. Karena pendidikan sekarang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Walaupun wacana program pendidikan gratis terus didengungkan tetapi pada kenyatannya masih perlu perbaikan.

Kisah pendidikan orang ini layak dijadikan inspirasi. Namanya Angga Fauzan. Pria asal Boyolali ini mampu menempuh pendidikan S2 luar negeri walaupun berasal dari keluarga miskin.

Awalnya dia hidup di Jakarta bersama keluarga. Tetapi karena digusur maka pindah ke Boyolali. Karena tidak mempunyai uang untuk membangun rumah maka kandang kambing yang dimiliki kakeknya disulap menjadi rumahnya bersama keluarga.

Sekolah di Boyolali Angga sering mendapat bully-an dari teman sekolahnya. Dikatakan miskin bahkan di lempar sepatu. Siapa nyana dirinya sekarang menjelma sebagai orang yang berpendidikan tinggi, bahkan lulusan S2 dari Skotlandia.

Semasa SMP Angga sudah bercita-cita ingin kuliah di luar negeri. Untuk itu dia mendaftar beasiswa di luar negeri setelah lulus di ITB. Alhamdulilah diterima di Universitas Edinburg Skotlandia. Universitas ini diceritakan oleh Habiburahman el Shirazy dalam novelnya Ayat-Ayat Cinta.

Mungkin terinspirasi oleh novel ini Angga Fauzan termotivasi untuk kuliah di Skotlandia. Kisah pendidikannya patut dijadikan contoh dan motivasi bagi kita untuk semangat menempuh pendidikan.