Dulunya Anggota Paskibraka, 4 Sosok Perempuan Ini Sekarang Sukses Jadi Perwira TNI-Polri

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Momen Hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati pada 17 Agustus setiap tahunnya, pastinya ditunggu-tunggu oleh seluruh warga Tanah Air. Hal ini erat kaitannya dengan Upacara Peringatan Kemerdekaan yang juga merupakan momen yang paling bersejarah dan dinantikan oleh seluruh masyarakat di Indonesia, terutama upacara bendera di Istana Negara.

Upacara bendera juga erat kaitannya dengan para anggota Paskibraka yang berperan penting dalam pengibaran bendera dalam upacara tersebut.

Para anggota Paskibraka juga telah melewati tahap-tahap seleksi yang ketat untuk bisa mengibarkan bendera merah-putih di Istana Negara. Hal inilah yang membuat masyarakat juga antusias untuk melihat penampilan dari anggota Paskibraka terpilih.

Lalu, ternyata tak jarang juga anggota Paskibraka yang sekarang akhirnya sukses menjadi Perwira TNI-Polri. Diketahui ada 4 mantan anggota Paskibraka yang kini menjadi Perwira TNI-Polri, loh. Penasaran siapa saja mereka? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Letda CPN (K) Puspita Ladiba

Letda CPN (K) Puspita Ladiba yang dulunya merupakan anggota Paskibraka (Foto: instagram.com/puspitaladiba)
Letda CPN (K) Puspita Ladiba yang dulunya merupakan anggota Paskibraka (Foto: instagram.com/puspitaladiba)

Sosok mantan anggota Paskibraka yang pertama adalah Letda CPN (K) Puspita Ladiba. Wanita asal Medan ini ternyata kini berprofesi sebagai Co-Pilot TNI AD. Selain itu, Ladiba merupakan penerbang wanita pertama di TNI AD.

Ladiba menjelaskan bahwa kesuksesan kariernya ini berawal ketika dirinya olos menjadi anggota Paskibraka Kota Medan. Karena kegigihannya saat itu, Ladiba berhasil mewakili Sumatera Utara untuk menjadi Paskibraka tingkat nasional di Istana Negara.

Ia mengungkapkan, menjadi anggota Paskibraka merupakan titik awal dia akhirnya diberikan kesempatan untuk masuk Akmil. Lalu, setelah lulus dari Akmil, Ladiba akhirnya direkrut untuk menjadi penerbang di TNI AD. Dirinya mengaku bahwa awalnya sempat tak tahu jika ternyata ada korps penerbang di TNI AD.

“Awalnya, saya tidak tahu ada korps penerbang angkatan darat, jadi para penerbang angkatan darat, dan diberi kesempatan untuk jadi pilot wanita pertama,” ungkap wanita yang akrab dipanggil Diba itu, dilansir dari Merdeka.com, Rabu (18/8).

Menjadi penerbang wanita pertama di angkatan darat adalah kebanggaan tersendiri. Terlebih lagi, sosok wanita di korps penerbang AD belum pernah ada sebelumnya.

Letda PnbAjeng Tresna Dwi Wijayanti, mantan anggota paskibraka yang sekarang menjadi perwira TNI (Foto: Kanal YouTube Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI)
Letda PnbAjeng Tresna Dwi Wijayanti, mantan anggota paskibraka yang sekarang menjadi perwira TNI (Foto: Kanal YouTube Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI)

Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti

Meski sempat gagal ketika mengikuti tes masuk di TNI AD, Ajeng Tresna Dwi Wijayanti, atau yang akrab disapa Ajeng ini tak menyerah dan kembali mencoba ketika ada kesempatan.

Akhirnya, perjuangan tak mengkhianati hasil. Ajeng kembali menorehkan prestasi mengagumkan. Faktanya, dia menjadi perempuan pertama yang kini bertugas di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Saat ini, Ajeng masih dalam masa pelatihan menjadi co-pilot di Boeing Kepresidenan RI. Hal inilah yang memberikan semangat baru bagi Ajeng, apalagi didapuk sebagai perempuan pertama di sana.

“Saya merasa sangat bangga dan bersyukur dapat menjadi seorang penerbang Boeing VIP perempuan pertama di Indonesia. Ini merupakan tanggung jawab yang besar bagi saya dan memotivasi untuk menjadi lebih baik lagi,” pungkas Ajeng, dikutip dari Merdeka.com.

Ipda Juana Gita Medinna Janis

Ipda Juana Gita Medinna Janis, eks Paskibraka yang sekarang jadi Perwira Polri (Foto: YouTube Indonesian National Police Academy)
Ipda Juana Gita Medinna Janis, eks Paskibraka yang sekarang jadi Perwira Polri (Foto: YouTube Indonesian National Police Academy)

Sosok perempuan yang satu ini merupakan mantan anggota Paskibraka Nasional 7 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2014. Saat itu, perempuan yang akrab disapa Juan itu merupakan anggota Paskibraka perwakilan Sulawesi Utara sebagai pembawa baki.

Dilansir dari akun YouTube Indonesian National Police Academy, sosok Juan menjadi semakin mempesona karena ternyata dirinya tak pernah membayangkan akan menjadi perwakilan provinsinya untuk menjadi anggota Paskibraka Nasional di Istana Negara, apalagi menjadi pembawa baki.

“Pengalaman, ya, pengalaman yang paling berkesan itu waktu jadi mewakili Sulawesi Utara dalam ajang Paskibraka Nasional. Waktu itu, alhamdulillah jadi pembawa baki,” ujarnya.

Setelah rampung dengan berbagai seleksi ketat menjadi Paskibraka Nasional pada tahun 2014, Juan langsung memutuskan untuk mengabdi pada negeri kembali dengan memasuki pendidikan Akpol.

Kesuksesannya ini diakui Juan karena banyak mendapatkan motivasi dari para pembina semasa pendidikan Paskibraka. Kini setelah lulus dari Akpol, Juan telah menjadi perwira perempuan pertama di Polri.

Ipda Mega Ayundya

Sosok Ipda Mega Ayundya, mantan anggota Paskibraka yang sekarang menjadi Polisi (Foto: instagram.com/megaayundya)
Sosok Ipda Mega Ayundya, mantan anggota Paskibraka yang sekarang menjadi Polisi (Foto: instagram.com/megaayundya)

Sama seperti Juan, sosok perempuan yang terakhir juga sama-sama menjadi pembawa baki bendera. Mega Ayundya merupakan pembawa baki bendera perwakilan dari Jawa Tengah pada tahun 2012.

Perempuan lulusan dari SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah ini memilih untuk tetap terus mengabdikan dirinya pada Tanah Air setelah dirinya berhasil menjadi anggota Paskibraka Nasional. Saat ini, Mega Ayundya telah menjadi seorang perwira polisi.

Tak jarang pula, Mega membagikan foto terbarunya dengan seragam polisi ke dalam akun media sosialnya. Mega terlihat begitu anggun dan tangguh ketika dirinya mengenakan seragam tersebut.

Penulis: Chrisstella Efivania

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel