Dundalk Luluh Lantak oleh Arsenal karena Terpancing Emosinya

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dundalk FC pulang dengan tangan hampa usai melawat ke Emirates Stadium, markas Arsenal dalam laga Grup B Liga Europa, Jumat dini hari WIB 30 Oktober 2020. Skuad asuhan Filippo Giovagnoli menderita kekalahan telak 0-3.

Sejak menit awal Dundalk coba bermain disiplin guna mengantisipasi keagresifan tuan rumah. Para pemain bertahan dengan cara yang baik, hingga akhirnya pertahanan mereka runtuh juga.

Pada menit 42, Arsenal berhasil mencetak gol keunggulan lewat Eddie Nketiah. Gol yang berselang dua menit kemudian ditambah lagi oleh Joe Willock guna membuat The Gunners semakin nyaman bermain.

Satu menit babak kedua berjalan, Arsenal kembali membobol gawang tim tamu. Kali ini giliran Nicolas Pepe yang turut mencatatkan namanya di papan skor.

Giovagnoli menganggap anak asuhnya terpancing emosi ketika Arsenal bisa mencetak gol pertama. Mereka jadi bermain tanpa disiplin guna mengejar ketertinggalan.

"Sangat mengecewakan kebobolan sebelum jeda. Karena kami bertahan dengan cara yang sangat baik untuk menjadi tembok," kata Giovagnoli, dikutip dari laman resmi UEFA.

"Para pemain sudah bekerja keras lalu kebobolan seperti itu setelah 42 menit. Dan itu membuat kami bereaksi emosional yang memungkinkan mereka mencetak gol kedua," imbuhnya.

Diakui Giovagnoli, melawan tim sekelas Arsenal, ketidaksabaran cuma akan jadi bumerang. Lini pertahanan terbuka, dan itu dimanfaatkan dengan maksimal oleh tuan rumah.

Skuad asuhan Mikel Arteta dianggapnya telah bermain sempurna. Mereka mengontrol jalannya pertandingan sesuai dengan apa yang diinginkan. Dundalk akhirnya harus menelan kecewa dari pertandingan ini.

"Anda harus benar-benar tajam ketika bertanding dalam level seperti ini, karena kesalahan apapun yang Anda buat dapat menjadi peluang bagi lawan. Kualitas Arsenal begitu luar biasa. Mereka dapat mengontrol permainan melawan siapapun dengan cara yang betul-betul mereka inginkan," katanya.

Ini adalah kekalahan kedua Dundalk dalam Grup B Liga Europa. Sebelumnya mereka juga kalah 1-2 saat menjamu Molde.

Sedangkan bagi Arsenal, kemenangan ini membuat mereka berada di puncak klasemen dengan raihan enam poin dari dua laga. Poin yang sama juga didapatkan Molde yang ada di urutan kedua.