Dunia Modifikasi Diharapkan Bisa Populerkan Tempat Wisata

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno berharap program wisata otomotif dan gaya hidup bisa mempopulerkan destinasi wisata super prioritas Indonesia, dengan menciptakan magnet modifikasi otomotif dan budaya.

"Untuk mewujudkan kolaborasi ini, meliputi industri otomotif, aftermarket hingga lifestyle, harus terus berinovasi. Selain itu, juga mendorong kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian supaya dapat meneruskan misi besar di industri ini," ujarnya saat hadir di acara FGD bersama National Modificatior and Aftermarket Association, dikutip VIVA Otomotif Jumat 5 Maret 2021.

Sandiaga mengapresiasi pelaku industri otomotif dan modifikasi di Tanah Air, yang tidak pernah kehabisan ide untuk terus berkreasi menghasilkan karya, meski dihantam dampak pandemi dan ketidakpastian situasi perekonomian saat ini.

"Saya pribadi terkesan cerita positif dan harapan kawan-kawan di industri otomotif dan modifikasi yang terdiri dari pelaku UKM kreatif. Karena itu, kami terus memotivasi para pelakunya di masa sulit saat ini," tuturnya.

Menparekraf juga memaparkan, bahwa pihaknya berupaya untuk dapat menggelar acara secara hybrid, demi menggairahkan kembali industri kreatif di tengah pandemi.

Kondisi tersebut, diakui Sandi akan mulai digelar pada kuartal tiga atau empat secara terbuka. Promosi sejumlah destinasi wisata super prioritas juga akan menggandeng penyelenggara event, terutama di tempat wisata ikonik.

"Potensi industri otomotif dan aftermarket di Indonesia saat ini harus mampu menjawab tuntutan zaman. Sebab bagi khalayak Indonesia, expo modifikasi dianggap sebagai pengalaman baru," kata pendiri NMAA sekaligus IMX Project Director, Andre Mulyadi.

Sejak digelarnya IMX pada 2018, Indonesia memiliki acara modifikasi sendiri. Bahkan, pada 2020 gelaran IMX diadakan secara virtual, dan menghadirkan terobosan event otomotif daring pertama di Indonesia.