Dunia Tinju Gempar, Manny Pacquiao Ucap Kode Pensiun Usai Dihajar Ugas

·Bacaan 2 menit

VIVA – Comeback Manny Pacquiao usai tertidur pulas dari dunia tinju berujung pahit. Dia takluk dari Yordenis Ugas dalam duel perebutan gelar juara kelas welter WBA.

Duel berlangsung 12 ronde di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu 22 Agustus 2021.

Meski lebih banyak melepaskan pukulan, Pacquiao kalah angka mutlak dari Ugas 116-112, 115-113, dan 116-112. Ugas pun berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter versi WBA.

Pacquiao pada awalnya menantang petinju Amerika Errol Spence Jr yang tak terkalahkan untuk memperebutkan gelar WBC dan IBF.

Namun mendekati hari pertandingan, Spence mundur karena mengalami cedera mata kiri. Ugas kemudian tampil sebagai lawan pengganti.

Melawan Ugas merupakan duel pertama rakasa tinju Filipina ini sejak 2019 lalu. Pacquiao rehat dari tinju hampir dua tahun lantaran mengabdi untuk negaranya mengatasi pandemi COVID-19.

Terakhir kali dia naik ring pada Juli 2019 saat mengalahkan Keith Thurman. Kemenangan itu membuatnya menyabet gelar kelas welter WBA. Namun, status juaranya dicopot karena mendapatkan status sebagai champion in recess atau juara tidak aktif.

Usai kekalahan dari Ugas, Pacquiao diisukan bakal gantung sarung tinju, mengingat usianya kini sudah 42 tahun. Selain itu, spekulasi berseliweran bahwa Pacquaio akan mencalonkan diri sebagai wakil presiden Filipina.

Dalam konferensi pers pasca-pertarungannya, Pacquaio memberikan sinyal bahwa kariernya di dunia tinju sudah tak lama lagi. Namun, dia tak menyebutkan secara gamblang apakah duel kontra Ugas merupakan penampilan terakhirnya.

"Di masa depan, Anda mungkin tidak akan melihat Manny Pacquiao bertarung lagi di atas ring. Saya tidak tahu. Tapi untuk berapa dekade, saya sangat senang dengan apa yang telah saya lakukan di tinju," kata Pacquiao, dikutip The Sun.

Terkait duel kontra Ugas, Pacquiao mengakui kekalahannya. Dia juga tak segan memberikan selamat kepada sang lawan. “Itulah Tinju. Saya ingin mengucapkan selamat kepada (Yordenis) Ugas untuk kemenangannya hari ini," kata Pacquiao.

"Jadi, itu adalah Tinju, kita harus siap untuk menghadapi hari esok dan persiapkan yang terbaik," sambungnya.

Pacquiao menjalani debut tinju profesional pada 1995 silam. Hingga saat ini dia mencatatkan 72 pertarungan dengan 62 kemenangan (39 KO), delapan kali kalah dan dua kali imbang.

Pacquiao adalah petinju pertama yang berhasil merebut tujuh gelar di tujuh kelas yang berbeda (lima gelar juara dunia dari lima kelas berbeda dan dua gelar dari Ring Magazine untuk kelas bulu dan welter junior).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel